Seleksi Sekdes Curang, Dewan Minta Warga Lapor ke Polisi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Proses seleksi Kaur dan Sekdes serentak yang dilaksanakan Senin (15/5) kemarin menuai banyak sorotan karena tercium aroma kecurangan.

Anggota DPRD Kabupaten Bima M Aminurlah. Foto: Bin

Di salah satu desa di Kecamatan Soromandi misalnya. Salah diantara peserta seleksi Kaur terpaksa didiskualifikasi lantaran ketahuan mendapatkan kunci jawaban.

Ada dugaan, kunci jawaban tersebut diperoleh dari panitia seleksi. Di beberapa desa lainnya indikasi kebocoran dan transaksi kunci jawaban juga mengemuka. Hal itu terlihat dari adanya peserta yang lulus dengan jawaban 100 persen benar.

Terkait dinamika yang terjadi ini, Anggota DPRD Kabupaten Bima, M Aminurlah meminta kepada warga apabila memang menemukan ada indikasi kecurangan dalam pelaksaan seleksi agar melaporkan ke pihak Kepolisian.

“Kami sarankan lapor ke Polisi saja supaya diproses hukum,” saran Ketua DPD PAN Kabupaten Bima ini saat dihubungi pada Selasa (16/5) pagi.

Aminurlah atau biasa disapa Maman ini juga menyilahkan kepada masyarakat jika ada temuan untuk mengadukan ke DPRD. Pihaknya siap untuk menindaklanjuti dengan meminta klarifikasi panitia dan pemerintah daerah.

“Apabila nanti terbukti ada kecurangan, kami akan rekomendasikan agar hasil seleksi dibatalkan dan pelaksanaan diulang,” tegasnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *