Siswa SDN 55 Dapat Bantuan Banjir dari Anak-Anak Amerika

Kota Bima, Kahaba.- Siswa SDN 55 Kota Bima Rabu (17/5) menerima bantuan paket dari anak-anak Negara Amerika. Siswa terlihat riang dan gembira saat membuka paket yang berisi alat tulis dan mainan tersebut.

Siswa SDN 55 berkumpul saat menerima bantuan dari Amerika. Foto: Bin

Eddy Wijaya mewakili Yayasan Pondok Kasih mengatakan, bantuan itu dari anak – anak Negara Amerika. Isinya alat tulis dan mainan. Bantuan itu diserahkan melalui Yayasan Pondok Kasih bekerjasama dengan Tagana wilayah Bali dan Nusra.

“Bantuan ini mestinya diserahkan pada bulan Februari lalu. Karena sejumlah kendala, akhirnya diserahkan pada bulan Mei,” katanya.

Diakui Eddy, untuk awal bantuan diserahkan ke siswa SDN 55. Karena banyak sekolah lain yang terdampak banjir, maka diupayakan ke sekolah lain. Hanya saja, distribusinya akan membutuhkan waktu.

“Jumlah paket yang diserahkan ke SDN 55 sebanyak 350 paket. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala SDN 55 Kota Bima Nurfatuh menyampaikan rasa syukur dan terimakasih untuk anak-anak Amerika. Karena mau berbagi dan peduli pada korban banjir di Kota Bima,.

“Bantuan ini tentu akan sangat membantu anak – anak kami yang tertimpa bencana,” tuturnya.

Anggota DPRD Kota Bima, Muthmainnah yang turut menghadiri kegiatan tersebut juga menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam atas bantuan tersebut. Sebab, hingga saat ini anak – anak masih membutuhkan bantuan untuk melengkapi kekurangan setelah dihantam banjir sebanyak 4 kali.

Dirinya juga berharap kepada Yayasan Pondok Kasih untuk membantu siswa di sekolah lain yang mengalami musibah yang sama. Karena bidang pendidikan juga mengalami kerusakan yang tidak sedikit. Terutama fasilitas dan kebutuhan belajar siswa.

“Harapan kami semoga bantuan ini berkelanjutan,” pintanya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *