Seleksi Akan Diulang, DPMDes Akui Temukan Kecurangan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dugaan kecurangan dalam proses pelaksanaan seleksi perangkat desa serentak di Kabupaten Bima pada Senin lalu ternyata juga diakui Dinas PMDes. Menyikapi hal ini dinas akan menyarankan kepada panitia seleksi untuk melaksanakan tes ulang terhadap desa-desa yang bermasalah.

Kepala Dinas PMDes Kabupaten Bima, Andi Sirajudin. Foto: Eric

“Karena banyak ditemukan kecurangan dalam proses seleksi, termasuk adanya temuan kunci jawaban pada peserta. Maka kami menyarankan kepada pihak panitia untuk melakukan tes ulang,” kata Kepala Dinas PMDes Kabupaten Bima, Andi Sirajudin di kediamannya, Kamis (18/5) pagi.

Sebagai bentuk keseriusan menindaklanjuti adanya tindakan kecurangan itu jelasnya, dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan rekomendasi kepada pihak panitia seleksi, agar melakasanakan seleksi ulang dengan akuntabel.

“Untuk sementara kami masih mendata dan memverifikasi laporan yang diterima dari setiap desa, sehingga akan dirampungkan. Kemudian secepatnya merekomendasikan pada panitia agar tes tersebut harus diulang,” akunya.

Mantan Kadis Dukcapil ini juga berenana akan melayangkan laporan kepada pihak kepolisian terkait dugaan penjualan kunci jawaban kepada sejumlah peserta di salah satu desa.

“Saya sudah kantongi bukti kuat, bahwa ada oknum yang bermain dalam tes calon sekdes dan kaur desa ini,” tegasnya.

Ketika ditanyakan awak media siapa oknum itu, Sirajudin mengungkap bahwa pelaku yang diduga kuat menjual kunci jawaban itu merupakan oknum wartawan salah satu media di Bima.

Bukti keterlibatan oknum wartawan itu berupa percakapan via SMS maupun WA. Serta adanya pernyataan salah satu mantan anggota dewan di Kabupaten Bima.

“Saya akan resmi melaporkan dugaan penjualan kunci jawaban ini kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti dan diproses secara hukum. Tentunya berdasarkan bukti yang kuat telah saya pegang dan akan saya beberkan kepada kepolisian,” tegasnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. bmsauqy

    Hahahaha…..waura sama sama sampula sampake….panitia sampula…penyusun soal sampula…peserta sampula…pengambil kebijakan sampula…wartawan sampula…
    # sara’anasampula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *