Pendidikan adalah Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Karakter

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala LPMP NTB, H. Muh. Irfan saat menyampaikan arahan penutupan Bimtek Implementasi Kurikulum 2013 bagi guru SMA se-Kabupaten dan Kota Bima di SMA 1 Woha mengatakan, yang dibutuhkan sekarang ini adalah guru-guru yang mampu merubah anak didik menjadi baik, atau menjadi anak yang saleh bagi dirinya, orang tua dan guru serta masyarakatnya.

H. Muh. Irfan saat menyampaikan arahan penutupan Bimtek Implementasi Kurikulum 2013. Foto: Dok. LPMP

Menurut Irfan, menghormati guru dan mencintai orang tua, mencintai sesamanya serta bangga akan daerahnya adalah tugas guru dan semua. Orang tua dan guru yang berhasil menjadikan anak-anak didik menjadi anak yang saleh maka ganjarannya adalah surga.

“Anak yang saleh adalah tujuan akhir dari pendidikan dan penumbuhan karakter, apalagi dibarengi dengan kecerdasan. Berkarakter dan cerdas adalah tujuan dari pendidikan yang kita lakukan saat ini,” jelasnya.

Sambung pria berkumis itu, wajah masa depan bangsa saat ini adalaha generasi. Mereka sedang diukir, diruang – ruang  kelas dan bangku kuliah. Pendidikan ditransformasikan, meski dengan segala keadaan dan tantangannya, anak – anak sedang meretas masa depan. Pendidik dengan segala suka dukanya, harus terus membimbing dan mengajar mereka.

Kata Irfan, pendidikan perlu dipandang sebagai sebuah gerakan. Menggerakannya pun harus dilakukan secara bersama-sama dengan kesadaran dan ikhtiar. Jika demikian, maka pendidikan itu sesuatu yang sangat penting dan diwujudkannya dengan kualitas. Bukan semata – mata menggugurkan kewajiban pendidik dan program semata.

“Jika kita semua memahami pendidikan sebagai sesuatu yang sangat penting dan berkualitas. Saya merasa yakin akan tumbuh rasa turut berkepentingan pada semua kalangan untuk memajukan dunia pendidikan,” paparnya.

Pria yang juga Bakal Calon Wakil Walikota Bima itu menambahkan, membangun pendidikan dan kemajuannya adalah membangun manusianya. Karena pendidikan itu sendiri adalah bagaimana memanusiakan manusia. Kurikulum 2013 dengan disusupkannya penguatan pendidikan karakter pada semua mata pelajaran tujuannya untuk itu.

“Maka dari itu, guru dan orang tua harus mengawal ini bersama-sama,” ajaknya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *