Peserta Asal Nggembe Beberkan Kejanggalan Tes Perangkat Desa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Rupanya tes seleksi perangkat desa yang digelar serentak juga menyisakan persoalan di Desa Nggembe. Hanafi, peserta tes di desa tersebut mendatangi kantor Camat Bolo kemarin, untuk mengajukan surat keberatan atas kejanggalan yang ditemuinya dengan sejumlah peserta lain.

Kepada media ini Hanafi menyampaikan beberapa alasan kenapa dirinya menyampaikan surat keberatan tersebut. Menurutnya, saat ujian tempat duduk peserta ujian tidak tertib atau tidak sesuai dengan nomor kursi. Kemudian, ruangan yang dipakai untuk melakukan ujian pun tidak memenuhi syarat kelayakan.

Selain dua hal itu, Hanafi juga menyampaikan jika peserta yang mengikuti ujian ada yang telah lewat batas umur, sebagaimana yang diatur dalam persyaratnnya. Serta sampul soal yang sudah sobek sebelum ujian dilaksanakan.

“Sampul soal waktu itu sobek sebelum ujian dilaksanakan. Inikan aneh, kejanggalan – kejanggalan ini terjadi didepan mata kami,” ungkapnya.

Atas adanya sejumlah kejanggalan itu, dirinya meminta agar seleksi di Desa Nggembe dibatalkan. Karena prosesnya telah menyalahi ketentuan. Hak warga yang mestinya lulus, harus dinodai dengan kejadian yang memalukan.

Sementara itu, Camat Bolo Mardianah yang dikonfirmasi di kantornya mengaku ia belum menerima surat pernyataan keberatan tersebut.

“Soal keberatan atau hal lain yang bersangkutan dengan tes perangkat desa disampaikan saja ke BPMDes, sebagaimana hasil rapat di Pemda,” sarannya.

*Kahaba-C10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *