STIE Bima Beri Pembekalan 126 Mahasiswa KKN

Kota Bima, Kahaba.- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima memberikan pembekalan untuk 126 mahasiswa yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-XV, Minggu (21/5). Pembekalan tersebut bertujuan mempersiapkan diri serta tata cara pelaksanaan selama berada di lokasi KKN.

Ketua STIE Bima Firdaus saat menyampaikan sambutan pada acara pembekasan mahasiswa KKN. Foto: Eric

Ketua Panitia KKN STIE Bima angkatan ke-XV Yuliati Basri menjelaskan, pembekalan KKN dilakukan dua tahap. Pertama dilaksanakan pada hari ini, kemudian untuk tahap kedua direncanakan pada tanggal 4 Juni mendatang.

“Jumlah peserta KKN sebanyak 126 orang, yang nanti ditempatkan di 9 lokasi di Kota dan Kabupaten Bima,” ujarny.

Selama pembekalan berlangsung kata dia, mahasiswa akan menerima beberapa materi dari dosen pembina, terkait tata cara pelaksanaan serta sistem kerja selama berada di lokasi KKN. Sebab, KKN sesungguhnya merupakan aplikasi pengabdian pada masyarakat.

“Adapun beberapa materi pembekalan yang diberikan meliputi, pengabdian masyarakat, pengembangan ilmu, filosofi KKN, administrasi dan pelaporan hasil kerja,” urainya.

Sementara itu Ketua STIE Bima Firdaus saat menyampaikan sambutan meminta kepada mahasiswa untuk serius menyimak dan mendengarkan arahan dari dosen. Agar nanti saat berada ditengah – tengah masyarakat, bisa memberikan pengabdian terbaik.

“8 pekan mahasiswa nanti mengabdikan diri untuk masyarakat. jadi itu serap dengan baik materi yang telah diajarkan. Agar saat berada di lokasi pengabdian, kalian mampu mengaplikasikannya,” tutur Firdaus.

Dijelaskan pria bergelar magister manajemen itu, selama berada dilokasi KKN, mahasiswa dapat menjalankan program yang telah dirancang dan disepakati bersama. Kemudian mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terlibat aktif, terhadap setiap program yang telah disusun.

“Pengabdian mahasiswa untuk masyarakat, tentunya membawa dampak dan kemajuan positif bagi masyarakat,” tandasnya.

Ditambahkan Firdaus, mahasiswa STIE Bima begitu lekat dengan jiwa enterpreneur. Maka diharapkan pula selama berada ditengah lingkungan sosial, mampu mendorong semangat jiwa usaha masyarakat.

“Ilmu yang telah diserap di dunia kampus, sudah bisa diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Untuk mendukung dan mendorong jiwa kewirausahaan masyarakat, agar terus maju dan berkembang,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *