Jelang Ramadan, Polres Bima Musnahkan Barang Bukti Tindak Kriminal

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sejumlah barang bukti hasil tindak kriminal yang diamankan tahun 2017 seperti belasan Senjata Api (Senpi) rakitan, ketapel dan anak panah, puluhan knalpot racing, ribuan botol minuman keras jenis Bir dan Sofi hingga obat keras jenis Tramadol, dimusnahkan jajaran Polres Bima, Jum’at (26/05).

Pemusnahan barang bukti hasil tindak kriminal di Polres Bima. Foto: Deno

Pemusnahan barang bukti hasil penangkapan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Bima, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda perwakilan Kecamatan, TNI, BNNK, Kejaksaan, dan para awak media. Pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Eka Fathurrahman.

Eka Faturrahman dalam sambutannya menyampaikan, barang bukti hasil operasi Polres Bima tersebut merupakan akar dan penyebab terjadinya kekacauan. Barang bukti berupa minuman keras dan Tramadol sesungguhnya memicu tindak prilaku kejahatan.

Sedangkan knalpot racing diakuinya, juga menjadi pemicu bentrok antar warga. Seperti yang terjadi di Desa Dadibou dan Penapali. Bentrok ataupun konflik antara dua desa tersebut berawal dari bunyi knalpot racing.

“Untuk meminimalisir angka kriminal dan hal negatif lain, kami bekerja keras memberantas pemicunya seperti Miras, Tramadol, Narkoba hingga peralatan dan barang lain yang mengancam stabilitas daerah,” tegasnya.

Ia pun sangat berharap, semua pihak selalu bekerja sama dan ambil bagian sesuai tupoksi dalam menjaga stabilitas daerah. Sehingga terwujud keamanan dan kenyamanan warga. Terlebih memasuki bulan suci ramadan, maka pihaknya akan bekerja keras.

Sementara itu, Bupati Bima Hj. Dinda Putri Dhamayanti saat sambutan mengatakan, selaku kepala daerah dirinya sangat berharap agar penegak hukum tetap semangat memberantas segala bentuk kejahatan.

Tidak hanya itu, Bupati Bima juga minta kepada generasi muda untuk membantu kerja Polisi dan TNI memberantas dan menghilangkan segala jenis penyakit sosial. Juga pada BNNK Bima untuk lebih meningkatkan lagi kinerja dalam memberantas Narkoba, agar generasi bangsa bebas dari bahaya Narkoba.

“Di bulan Ramadan ini saya berharap Polisi tidak hanya fokus pada knalpot racing saja. Karena yang lebih penting juga, saat Ramadan suara petasan sangat menganggu,” pintanya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *