Fauji, Petugas Pertamanan yang Nikmati Pekerjaan di Bulan Ramadan

Kota Bima, Kahaba.- Muhammad Fauji (34) asal RT 09 RW 03 Lingkungan Saleko Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat adalah salah seorang petugas Pertamanan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima.

Fauzi saat menyiram tanaman di Taman Ria. Foto: Ompu

Rajin, tekun adalah kata pujian yang patut disematkan kepada pria yang telah dikaruniai dua orang anak tersebut. Bagaimana tidak, kesehariannya adalah sebagai petugas pertamanan yang ditempatkan khusus di lokasi nan hijau Taman Ria Kota Bima.

Pada hari Sabtu (3/6), Sejak pukul 07.00 wita, Fauzi bersama empat rekannya, Ipul, Adhar, Sahrul bahu membahu membersihkan taman Ria Kota Bima. Seperti di ketahui taman Ria adalah taman hijau di tengah Kota Bima.

Fauzi menyiram dan menyapu sampah pelataram Taman ria, kemudian diangkut dengan mobil tiga roda milik DLH Kota Bima. Bahu membahu di bulan Ramadan ini.

“Saya dibantu tiga teman. Biasanya membersihkan halaman Taman Ria Kota Bima,” katanya saat ditemui di sela pekerjaanya.

Sembari menyiram tanaman yang sudah rimbun di taman Ria, Fauzi tidak nampak minder dengan pekerjaannya. Ia begitu semangat di pagi itu. Dihampirinya lokasi bunga itu di tanam, dengan harapan bisa tumbuh dan membuat sejuk taman kota Bima.

Pria yang sudah bertugas sejak tahun 2000 di DLH, sangat menikmati pekerjaannya. Apalagi, kata dia Pejabat Bidang Pertamanan sangat baik dalam pengawasannya. Semangat kebersamaan dalam pengawasan membuat ia dan teman se kantornya tetap rajin dan tekun.

Bulan Ramadan, kata Fauzi bukan penghalang untuk bekerja di tiap pagi. Justeru kata dia akan menambah semangat dan tidak dibuat suntuk. Sebab, dengan pekerjaan ini sudah membuatnya senang, karena hasil pengelolaannya di taman tersebut dinikmati banyak orang.

“Di rumah itu sangat suntuk, bosan dan jenuh. mendingan bersihkan taman sambil menikmati alam hijau,” Tutur Fauzi

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *