Antisipasi Gerakan ISIS, 2 Warga Kota Bima di Deportasi dari Filipina

Kota Bima, Kahaba.- Mengantisipasi menjalarnya “Wabah” pengikut ISIS datang dari Filipina masuk di Indonesia. Dikabarkan ada 2 oknum warga Kota Bima yang dideportasi dari Filipina, beberapa waktu lalu.

Ilustrasi

Informasi ini diceritakan saat rapat koordinasi (Rakor) Polres Bima Kota untuk Pengamanan Hari Raya Idul Fitri dan Operasi Ramadniya Gatarin 2017 bersama jajaran Pemkab dan Pemkot Bima, Jumat (16/6) di auala Polres Bima Kota.

Sebagaimana disampaikan Kasat Intel, IPTU Arif Hamid sebagai narasumber yang memberikan materi perkiraan atau prediksi keadaan kantibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438.

“Untuk mengantisipasi terganggunya kegiatan keagamaan, perlunya ada antisipasi kita semua. Seperti informasi yang diperoleh Kepolisian, ada dua oknum warga Kota Bima yang di deportasi dari Filipina,” katanya saat menyampaikan materi.

Praktis, informasi itu membuat peserta yang hadir tercengang. Apalagi, saat itu hadir Ketua FKUB Bima Eka Iskandar. Sehingga dalam kesempatan berdiskusi usai narasumber memberikan materi, tercurahkan pertanyaan mengenai prosedur penangkapan terduga teroris.

Kasat Binmas Polres Bima Kota, IPTU Binmas M Yamin menaggapinya, teroris itu benar-benar ada. Salah satunya yang terjadi di Bima, 3 orang tewas ditembak dan satu terluka.

“Ini semua yang perlu diantisipasi. Sehingga kepolisian harus bisa memberikan rasa aman, minimal bertindak dan mengimbau sebelum semuanya terjadi,” inginnya.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Ammar

    Polisi jangan lebai…
    saya belum lihat ada teroris yg nyata di kota bima,yg ada adalah permainan intelejen. seakan2 mbojo adalah sarang teroris, teroris itu ada lantaran pemerintah syetan sekarang tidak adil dan pantang pilih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *