Oknum Petugas Medis di Pos Operasi Cipkon, Disindir

Kota Bima, Kahaba.- Ada hal yang mengejutkan dalam kegiatan Rakor dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun 2017 dan Operasi Ramadniya Gatarin 2017, Jumat (16/6) di Polres Bima Kota. Ada suara sindiran dari dokter kepolisian bahwa ada oknum petugas kesehatan yang diutus Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima, tapi enggan menggunakan baju seragam putih sebagai pertanda petugas kesehatan.

Ilustrasi

Sebagaimana diungkap Dokter Kepolisian (Dokep) Polres Bima Kota, AIPTU Tri Sujadi saat memberikan masukan terhadap pejabat Pemkot Bima, H. Syamsudin dalam dialog dan saling kirim data personil untuk diterjunkan ke lapangan.

Menurut pengalaman Dokep itu, disaat kegiatan di pos pengamanan bersama. Ada beberapa oknum petugas kesehatan yang diutus Pemkot, enggan menggunakan seragam sebagai tim medis. Justeru hanya memakai pakaian yang biasa pergi ke tempat belanja saja.

“Saya pernah tegur, ko tidak mau pakai baju dinas putih putih itu. Toh, petugas medis itu identik dengan warna putih. Bukan pakai baju dan celana mirip mau ke Mall saja,” sindirnya memberikan masukan dalam forum rakor tersebut.

Sontak, informasi itu membuat kaget forum Rakor. Sehingga menjadi catatan khusus asisten Pemkot Bima, H. Syamsudin sebagai bahan evaluasi oknum petugas medis yang dimaksud.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *