Ruang Kades dan Sekdes Ntori Akhirnya Dibuka

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah satu pekan disegel masyarakat, ruangan Kepala Desa dan Sekdes Ntori dibuka kembali, Senin (19/6). Pembukaan ini dilakukan setelah ada mediasi oleh Pemerintah Kecamatan Wawo dengan perwakilan Forum Masyarakat Peduli Transparansi (FMPK) Desa Ntori. (Baca. Satu Pekan Ruang Kades dan Sekdes Ntori Disegel Warga)

Segel ruang Kades dan Sekdes Ntori Dibuka. Foto: Firman

Pembukaan segel itu dihadiri Kapolsek Wawo, Kasi Trantib Camat Wawo, Babinsa, Babinkantimas dan masyarakat Desa Ntori. Setelah itu masyarakat kembali mengadakan audiensi dengan Pemerintah Desa Ntori. Audiensi ini merupakan yang kelima kalinya. Kegiatan ini pun masih menyoroti transparansi pengunaan dana desa.

Koordinator FMPK Imam mengharapkan forum tersebut terlaksana dengan mengedepankan kejujuran dari Pemdes tentang penggunaan dana desa tahun 2016. Karena dengan kejujuran, persoalan ini akan selesai. Jika tidak, akan ada pertemuan-pertemuan lanjutan bahkan akan mereka tempuh upaya lain.

Kepala Desa Ntori Algy Syarif mengakui jika persoalan pelibatan masyarakat masih kurang. Tetapi dia berjanji kedepan akan melibatkan masyarakat untuk pembangunan desa.

“Mengenai pengunaan uang Kades melalui Kaur Keuangan, pembelanjaan barangnya sudah sesuai dengan pos anggaran dan sudah di SPJ,” katanya.

Masyarakat yang tidak puas dengan jawaban dari kades dan bendahara justru mempertanyakan fisik barang yang dibeli, lantaran dalam sejumlah pembelian barang sarat dengan dugaan mark up.

Pertemuan ditutup dengan pengecekam sejumlah barang oleh masyarakat mulai dari kursi, terop, laptop, kulkas, motor tiga roda dan barang-barang pembelian lainya. Setelah itu masyarakat membubarkan diri dengan tertib.

*Kahaba-08

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Ahmad Syamsudin

    Penyegelan Kantor Desa Ntori itu tdk seharusnya terjadi apabila ada saling keterbukaan Koordinasi dgn baik. Kami harap kedepan tak perlu terjadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *