Sampah Numpuk di Bolo, Pemerintah Kecamatan Diminta Peka

Kabupaten Bima, Kahaba.- Persoalan sampah di Kecamatan Bolo semakin hari semakin memprihatinkan. Sampah menumpuk dan menyebabkan bau tak sedap. Pemerintah kecamatan setempat pun seolah tutup mata.

Sampah menumpuk di Kecamatan Bolo. Foto: Yadien

Paling banyak disorot warga yakni sampah di pinggir jalan perbatasan Desa Tumpu dan Desa Rada, serta sampah yang ada di jalan lintas Kancoa Rida dan Donggo.

Warga Desa Rada Firdaus mengatakan, masalah sampah itu harus segara ditangani oleh Pemerintah Kecamatan Bolo. Karena dapat menjadi wabah penyakit bagi masyarakat yang ada di sekitar.

Selain soal kesehatan sambungnya, keberadaan sampah di pinggir jalan tersebut sangat tidak indah dipandang mata. Jika lewat, terdengar banyak masyarakat yang mengeluh. Pengendara dan pengguna jalan pun demikian, jika melihat sampah yang kadang berada di tengah jalan.

“Kalau malam sampah kadang berada di tenggah jalan berkarung-karung. Pemerintah ini sama sekali tidak peka,” sorotnya, Jumat (7/7).

Sementara Yuli, salah seorang waga Desa Sakuru yang kebetulan lewat di jalan yang tumpukan sampahnya banyak sekali menyampaikan rasa ketidaknyamananya ketika melewati jalan tersebut.

“Jujur saat lewat sana tadi saya menutup mulut karena bau,” katanya.

Padahal kata Yuli, jika seandainya sampah itu tidak ada. Wilayah tersebut akan sangat sejuk, karena ada banyak pohon besar yang rindang.

*Kahaba-C10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *