Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Mulai Dilaksanakan

Kota Bima, Kahaba.- Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kota Bima tahun 2017 mulai dilaksanakan, ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah bantuan stimulan di Kelurahan Kumbe Senin (10/7).

Asisten II Setda Kota Bima saat meletakan bau pertama porgram BSPS. Foto: Hum

Acara yang diselenggarakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman tersebut dihadiri oleh Asisten (II) Setda Bidang Pembangunan dan Perekonomian H. Syamsuddin, Bhabinkamtibmas, Babinsa, para tokoh agama dan masyarakat.

H. Syamsuddin mengatakan, perumahan swadaya adalah rumah atau perumahan yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat, baik secara sendiri atau berkelompok, yang meliputi perbaikan, pemugaran atau pembangunan rumah baru beserta lingkungan.

Namun, dalam penyelenggaraan rumah dan perumahan, pemerintah seringkali dihadapkan pada berbagai permasalahan. Antara lain, permasalahan tingkat kemiskinan, jumlah rumah tidak layak huni, dan jumlah kekurangan rumah (backlog) yang tinggi.

Untuk mensinergikan antara usaha masyarakat untuk membangun rumah atau perumahan dan tugas, pemerintah memberikan pendampingan dalam pembangunan rumah swadaya serta untuk mengatasi berbagai permasalahan penyelenggaraan rumah dan perumahan, dipandang perlu dilaksanakan suatu program perumahan yang dilaksanakan atas dasar keswadayaan masyarakat, salah satunya adalah program BSPS.

“BSPS adalah bantuan pemerintah berupa stimulan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), untuk meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan kualitas rumah beserta Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU),” jelasnya.

Diakui Syamsuddin, berdasarkan SK Menteri PUPR Nomor 28/kpts/m/2017 tanggal 19 Januari 2017 tentang Besaran Nilai dan Lokasi BSPS Tahun 2017, alokasi BSPS tahun 2017 untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah sebanyak 3.400 unit.

Di Kota Bima, kegiatan BSPS telah dilaksanakan sejak tahun 2015 baik berupa pembangunan baru (PB) maupun peningkatan kualitas (PK). Jumlah BSPS yang telah dan akan ditangani adalah, tahun 2015 sebanyak 250 unit, tahun 2016 sebanyak 393 unit dan untuk tahun 2017 Kota Bima memperoleh alokasi sebanyak  358 unit atau 10,5 persen dari alokasi BSPS untuk Provinsi NTB.

“Maksud dari pelaksanaan kegiatan BSPS adalah untuk meningkatkan prakarsa MBR dalam pembangunan kualitas rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas,” tambahnya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *