Pekerjaan Proyek Dana Desa Pesa Sebelum APBDes Cair, Disorot

Kabupaten Bima, Kahaba.- Langkah Kepala Desa Pesa mengerjakan pembukaan jalan usaha tani dan pekerjaan Talud sebelum APBDes tahun 2017 cair, menuai sorotan. Kebijakan itu dinilai tidak searah dengan asas penyelengaraan pemerintah desa dan bertolak belakang dengan kebijakan dari pemerintah pusat. Karena setelah anggaran cair, kegiatan baru bisa dilaksanakan.

Ilustrasi

Masyarakat setempat yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, kebijakan itu tidak seperti biasanya. Tahun lalu anggaran cair kegiatan dilaksanakan dan sebelum dilaksanakan disosialisasikan kepada masyarakat.

“Tahun ini ada apa, ini tidak transparan atau jangan-jangan pekerjaan itu belum ada RAB dan gambar,” tudingnya.

Untuk itu, pihaknya meminta pelaksanakan penyelenggaraan pemerintah desa harus sesuai dengan regulasi. Agar tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat.

Sementara itu Kepala Desa Pesa Rudi Hartono yang dikonfirmasi membenarkan akan 2 paket kegiatan yang dikerjakan sebelum APBDes cair. Langkah ini diambil mengingat akan pentingnnya pekerjaan dimaksud.

Seperti, jalan baru yang berloksi di Sori Pesa dikerjakan supaya mempercepat dan mempermudah transportasi masyarakat dalam mengangkut hasil pertaniaan dan kebutuhan lainnya.

“Pekerjaan ini sudah disepakati dengan masyarakat. Bahkan uang yang digunakan untuk pekerjaan jalan ini berasal dari masyarakat,” ungkapnya.

Kemudian soal RAB dan gambar, dirinya juga mengakui sudah ada. Volume jalan dari 1,5 Km akan dikerjakan hampir mencapai 2 Km. Begitupun untuk pekerjaan talud, dilakukan lebih awal kepentingan masyarakat.

*Kahaba-08

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *