Aji Lutfi Beri Pemahaman 4 Pilar ke Warga Kendo

Kota Bima, Kahaba.- Sekitar 400 warga Kelurahan Kendo Kota Bima, Jumat (21/7) sore diberikan pemahaman tentang 4 pilar kebangsaan oleh Anggota DPR RI Komisi VIII, H Muhammad Lutfi.

HM. Lutfi foto bersama dengan warga Kendo. Foto: Rafiq Ciwintara (Facebook)

Warga terlihat antusias mengikuti sosialisasi wawasan kebangsaan yang disampaikan langsung Anggota Fraksi Partai Golkar asal Bima ini. Agenda ini sekaligus dirangkaikan dengan silaturrahmi.

Kepada warga Kendo, Aji Lutfi (sapaan akrabnya) menyampaikan ucapan terimakasih karena selama dua periode ikut mengantarkannya menjadi wakil rakyat di Gedung Senayan.

“Saya hadir di tengah masyarakat ingin silaturrahmi dan bertatap muka langsung untuk menyampaikan terimasih atas kepercayaannya kepada saya selama ini,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi dan cinderamata, Lutfi membagikan door prize berupa barang rumah tangga kepada warga yang hadir. Serta menyisipkan sebagian gaji walaupun hanya sedikit.

Terkait dengan 4 pilar kebangsaan, warga Kendo diingatkan untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dan cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari. Sementara NKRI merupakan harga mati dan bentuk final dari negara Indonesia.

“Mari kita perkuat wawasan kebangsaan untuk menangkal pengaruh paham baru yang mencoba merongrong Pancasila dan keutuhan NKRI,” ajak Lutfi.

Disela pemaparannya, Lutfi menyampaikan terkait niat dan keinginannya kepada masyarakat untuk maju mencalonkan diri sebagai Walikota Bima Periode 2018-2023. Keputusannya ini semata-mata karena niat tulus untuk mengabdikan diri membangun daerah tercinta.

“InsyaAllah dengan dukungan semua pihak, terutama masyarakat Kendo yang hadir saat ini dapat mendukung sekaligus mendoakan ikhtiar kita bersama ini,” kata Lutfi, kemudian diamini riuh warga yang hadirin.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *