BSMI Gandeng KLM dan Mahasiswa STIE Bima Baksos di Ntobo

Kota Bima, Kahaba.- Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Cabang Kota Bima bersama Komunitas Lentera Muda (KLM) dan Mahasiswa STIE Bima menggelar Bakti Sosial (Baksos) berupa sunatan massal di Kelurahan Ntobo Kecamatan Raba, Minggu (23/7).

Foto bersama BSMI, KLM dan mahasiswa STIE Bima usai baksos di Ntobo. Foto: Bin

Kegiatan yang dipusatkan di salah satu Sekolah Dasar Negeri Kelurahan setempat disambut gembira warga Ntobo. Para orang tua pun hadir mengantarkan anak mereka untuk dikhitan.

“Ada 40 orang anak yang dikhitan. Alhamdulillah cukup banyak,” ujar Ketua BSMI Kota Bima, Muhammad Akbar.

Diakui pria yang juga dokter di RSUD Bima itu, kegiatan sunatan massal merupakan agenda rutin BSMI. Hanya saja kali ini, pihaknya mengajak sejumlah anggota KLM Bima dan mahasiswa STIE Bima yang melaksanakan KKN di Kelurahan Ntobo.

Kenapa pihaknya memilih Ntobo sambungnya, karena menurut informasi yang diperoleh BSMI, masih banyak anak – anak yang belum dikhitan. Lagi pula, Ntobo merupakan salah satu kelurahan yang berada dibagian pinggir Kota Bima.

Sunatan Massal di Kelurahan Ntobo oleh BSMI, KLM dan mahasiswa STIE Bima. Foto: Bin

“Sebelumnya memang kami berkoordinasi dan komunikasi dengan pemerintah kelurahan setempat. Niat untuk baksos pun akhirnya diperkenankan oleh pemerintah setempat,” katanya.

Diakui Akbar, setelah menggelar baksos sunatan massal. Pihaknya berencana untuk kembali dan menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Karena mungkin tidak sedikit warga yang sudah usia senja yang perlu diperiksa dan tidak berkesempatan untuk berangkat ke Puskesmas maupun rumah sakit.

Di tempat yang sama, warga setempat Hafifah yang ikut mengantar cucunya dikhitan menyampaikan ucapan terimakasih kepada BSMI. Karena telah hadir dan melaksanakan kegiatan kemanusiaan di Kelurahan Ntobo.

“Terimakasih, cucu saya akhirnya disunat,” ucap nenek tersebut.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *