KKN di Ntobo, Mahasiswa STIE Bima terus Berikan Pengabdian

Kota Bima, Kahaba.- 28 orang mahasiswa STIE Bimayang menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Ntobo Kecamatan Raba terus memberikan pengabdian untuk masyarakat. Sejumlah program yang menyentuh langsung masyarakat pun sudah terlaksana dengan baik.

Mahasiswa STIE Bima yang melaksanakan KKN di Kelurahan Ntobo. Foto: Bin

Ketua Kelompok mahasiswa KKN Kelurahan Ntobo, Arief Rahman mengatakan, sejak tiba di kelurahan setempat dan berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat, pihaknya mulai bekerja.

Adapun program yang sudah terlaksana seperti membuat tapal batas wilayah di perbatasan Rite dan Ntobo, membuat papan nama gang, pelayanan KB gratis dan penyuluhan hidup sehat, Baksos bersih bersih masjid dan kampung.

“Alhamdulillah semua bisa berjalan dengan baik. Pemerintah Kelurahan bersama jajaran RT, RW, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat mendukung dan mau bekerjasama dengan baik,” ujarnya.

Kata Arief, dalam waktu dekat juga pihaknya akan menyelesaikan sejumlah program KKN yang sudah disusun. Seperti melaksanakan seminar program kerja kewirausahaan, semintar peningkatan mutu dan kualitas tenun ntobi dan seminar hasil pertanian.

Ditanya soal penerimaan masyarakat terhadap kehadiran mahasiswa KKN, Arief mengaku di Ntobo penerimaan dan partisipasi masyarakat sangat bagus. Sejak awal mereka tiba di Ntobo tanggal 3 Juli 2017, pemerintah kelurahan memberikan arahan dan bantuan dalam bentuk material dan materi.

“Pelaksanaan program di KKN hanya satu saja kuncinya, yakni seringnya kita melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat setempat,” tuturnya.

Ia berharap, semoga kehadiran mereka hingga tanggal 25 Agustus 2017 nanti di Kelurahan Ntobo bisa memberikan kesan yang baik untuk warga setempat. Sehingga program yang sudah dilaksanakan akan dirasakan manfaatnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *