Wawali Silahturahim dengan Forum Masyarakat Bima Dompu di Surabaya

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota (Wawali) Bima H. Arahman H. Abidin, menyampaikan ucapan terimakasih saat menjelaskan tentang penanganan pascabanjir Kota Bima ketika menghadiri kegiatan silaturahim Forum Masyarakat Bima Dompu (MBD) di Surabaya, Minggu (23/7).

Wawali Bima saat menghadiri kegiatan silaturahim Forum Masyarakat Bima Dompu di Surabaya. Foto: Dok. Hum

Pertemuan tersebut dihadiri ratusan masyarakat Bima dan Dompu yang kini bermukim di Surabaya, baik yang telah bekerja maupun yang menempuh pendidikan di Kota Pahlawan.

“Selain sebagai wadah silaturahim, kegiatan ini merupakan kesempatan untuk menyampaikan kondisi dan kegiatan pembangunan daerah Kota Bima, khususnya pasca banjir,” ujarnya melalui siaran pers yang disampaikan Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin.

Wawali menjelaskan, pembangunan Kota Bima kini dilaksanakan berdasarkan arahan dari berbagai Kementerian dan BNPB sebagai hasil kajian pascabanjir bandang pada akhir tahun 2006.

Saat ini, Kota Bima diarahkan untuk melaksanakan penertiban penataan ruang, penataan drainase, normalisasi sungai serta rehabilitasi lahan kritis di kawasan hulu. Khusus untuk program rehabilitasi lahan kritis di kawasan hulu, ini merupakan program lintas Pemerintah Daerah, yaitu Kota Bima, Kabupaten Bima dan Provinsi NTB, dibawah arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dirinya juga menyampaikan ucapan terimakasih masyarakat Kota Bima kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bima dan Dompu, karena telah memberikan bantuan dan dukungan yang luar biasa pada masa tanggap darurat.

Arahman pung mengakui, pihaknya benar-benar terharu dan berterimakasih. Pada saat itu, warga Kota Bima benar-benar merasakan pertolongan dari saudara-saudara di Kabupaten Bima dan Dompu. Mereka adalah yang pertama bergerak memberikan bantuan tanpa kenal lelah, baik tenaga maupun logistik, setiap hari selama masa tanggap darurat.

“Kami sangat berterimakasih. Ucapan yang sama kami tujukan pada seluruh pihak yang telah membantu, baik dari unsur pemerintah, non pemerintah, perorangan maupun organisasi,” katanya.

Ia menyatakan bahwa sikap saling tolong menolong dan budaya gotong royong menjadi modal kuat dalam membangun bangsa dan merupakan warisan Nusantara yang harus dijaga.

Pada akhir sambutannya, ia mendoakan kesuksesan masyarakat Bima dan Dompu yang kini bermukim di Surabaya, serta harapan semoga mereka bisa memberikan kontribusi dalam membangun kampung halaman.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *