Lutfi Resmi Diusung 4 Parpol, Siapa Jadi Pendamping?

Kota Bima, Kahaba.- Sampai hari ini diantara sejumlah nama Bakal Calon Walikota Bima yang namanya mengemuka ke publik, baru H Muhammad Lutfi yang sudah memastikan dukungan partai politik.

Bakal Calon Walikota Bima, H Muhammad Lutfi, SE. Foto: Ady

Untuk sementara, Aji Lutfi (sapaan akrabnya) tercatat sudah mengantongi dukungan dari 4 partai politik (parpol) sebagai modal untuk bertarung di Pilkada 2018. Keempat parpol itu yakni, PPP (3 kursi), PBB (1 kursi), PKPI (1 kursi) dan PAN (3 kursi).

Dukungan dari empat partai ini bahkan melebih syarat minimal untuk pencalonan yang mengharuskan minimal 20 persen suara atau setara dengan jumlah 5 kursi di legislatif.

“Kami baru bisa memastikan dukungan dari partai yang sudah mendeklarasikan. Alhamdulillah kami juga dapat informasi, PAN juga sudah memberikan dukungan. Selain PPP, PBB, dan PKPI,” kata Lutfi saat bertandang di Sekretariat PKPI di Kelurahan Penatoi, kemarin malam.

Dari dukungan empat parpol ini diakuinya, syarat dukungan untuk pencalonan sudah terpenuhi. Meski demikian, politisi yang juga Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini tetap menjalin komunikasi intens dengan partai lain, baik di tingkat daerah, provinsi dan pusat untuk terus mencari dukungan.

“Terutama partai yang membuka pendaftaran, pasti kita terus jalin komunikasi. Apalagi waktu masih panjang, kita tahu bahwa proses pendaftaran 8-10 Januari di KPU,” jelasnya.

Aji Lutfi berharap, ada kesamaan pandangan parpol pengusung dengannya untuk membangun komitmen kebersamaan dalam menyukseskan Pilkada 2018. Artinya, harus ada sinergi antara harapan dan kenyataan di lapangan, tidak sebatas mengusung.

Ketika ditanya nama bakal calon pendamping, Aji Lutfi menegaskan sampai hari ini belum ada keputusan final. Kalaupun ada pendukung figur tertentu yang menyebut sudah resmi berpasangan dengannya, Aji Lutfi juga tak mempermasalahkan. Ia menganggap, semua itu bagian dari dinamika politik yang lumrah.

“Boleh-boleh saja ada yang mengklaim, namun yang pasti semua masih berproses,” ujarnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *