Jika Ada ASN Bergabung HTI, Bupati Siap Tindak

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri menegaskan akan siap menindak Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Bima apabila terbukti ada yang bergabung dengan organisasi masyarakat (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri saat menjadi Inspektur upacara HUT Bima ke-377. Foto: Ady

Penegasan ini disampaikan Bupati Bima, Senin (31/7) siang saat ditanya sikap Pemerintah Kabupaten Bima menindaklanjuti imbauan Menteri Dalam Negeri agar ASN tidak bergabung HTI karena dianggap Anti-Pancasila.

“Pasti semua surat dan imbauan dari pusat kita tindaklanjuti,” kata Bupati Bima usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Bima.

Namun untuk sementara ini, Bupati belum mendapatkan laporan dari pihak manapun kalau ada ASN jajarannya yang terlibat ormas yang telah dibubarkan pemerintah tersebut.

“Kalau ada info dari teman-teman wartawan mungkin ada ASN yang terlibat, disampaikan biar kita bisa tindak,” ujar Umi Dinda, sapaan Bupati Bima.

Apa bentuk sanksi kalau ditemukan ada ASN terlibat HTI? Bupati mengaku, pemberian sanksi nantinya melalui tahapan. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan memanggil dulu dab meminta klarifikasi.

“Kalau memang terbukti ya kita tindak,” tegasnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *