Hentikan Praktek Pick up Sebagai Alat Transportasi Massal!

Kota Bima, Kahaba.- Peristiwa kecelakaan maut Pick up yang menelan korban belasan orang di jalan lintas Wawo- Sape Kecamatan Wawo, Minggu (30/7), menjadi sejarah buruk dunia transportasi massal.

Kasat Lantas Polres Bima Kota, IPTU Donny Wira. Foto: Ompu

Sebab, menurut Kepolisian di unit Lalulintas, Pikc up bukanlah alat transportasi massal. Namun, praktek buruk tersebut kerapkali dilakukan oleh oknum pengendara Pick up. Meski, beberapa kali petugas di lapangan menegur hingga melakulan penindakan.

Kasat Lantas Polres Bima Kota, IPTU Donny Wira Sik kepada Kahana.net mengaku prihatin dengan peristiwa tersebut. Sebab, jauh hari pihaknya telah melakukan sosialisasi melalui media dan spanduk di beberapa titik, pelaku praktek pengendara Pick up seolah acuh tak acuh.

Akibatnya, seperti kasus yang menelan korban di Wawo terjadi juga karena kelalaian pengendara yang menggunakan Pick up sebagai alat transportasi untuk mengangkut penumpang.

“Kami berharap, kepada pemilik kendaraan dan warga di wilayah hukum Polres Bima Kota agar tidak lagi menggunakan Pikc up sebagai alat angkutan massal. Resikonya sangat berbahaya,” katanya , Selasa (1/8)

Jika dilihat dari kelalaian tersebut lanjut mantan Kasat Sabhara itu, seolah oknum pengendara tidak mau tahu soal keselamatan penumpang. Apalagi, jumlah muatan melebihi kapasitas. Bahkan secara sengaja telah dibuat tempat duduk bagi pengendara.

” Kami menghimbau agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan berlalulintas,” imbau Donny

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *