Hasil Pleno DPP, Lutfi Resmi Diusung Golkar

Kota Bima, Kahaba.- Partai Golkar akhirnya secara resmi mengusung H Muhammad Lutfi sebagai Bakal Calon Walikota Bima untuk bertarung pada Pilkada Kota Bima 2018 mendatang. Keputusan ini dihasilkan melalui rapat pleno DPP pada Selasa (1/8) Pukul 19.30 Wib di Jakarta.

Ketua Bapillu DPP Golkar Wilayah Bali Nusra, AA Bagus Adhi Mahendra bersama Wasekjen Bapillu, Melki Lakalena usai rapat pleno. Foto: Dok. DPP

Ketua DPP Bapillu Golkar Wilayah Bali-Nusra, AA Bagus Adhi Mahendra menjelaskan, rapat pleno Bapillu DPP dilaksanakan bersama Bapillu wilayah Indonesia 2 dipimpin Ketua Harian Nurdin Halid.

Dihadiri antara lain oleh Ketua PP Indonesia 2, Ahmad Hidayat, Wasekjen Indonesia 2, Mustafa M Raja, Ketua PP Wilayah Bali-Nusra, AA Bagus Adhi dan Wasekjend, Melki Lakalena.

“Berdasarkan hasil rapat pleno memutuskan nama H Muhammad Lutfi menjadi Bakal Calon Walikota yang diusung Partai Golkar,” sebutnya via telepon seluler, Selasa malam.

Bagus Adhi mengaku, nama figur yang dikirim dari daerah hasil penjaringan awalnya ada 3, yakni H Muhammad Lutfi, Hj Fera Amalia dan H Sutarman. Dasar pertimbangan Golkar menetapkan nama Lutfi yakni dari hasil survey.

“Dibanding tokoh-tokoh lain, Bang Lutfi memiliki elektabilitas tinggi. Survey tidak hanya dilakukan terhadap figur yang mendaftar di Golkar, tetapi juga terhadap figur lain yang tidak mendaftar,” akunya.

Hasil pleno ini lanjutnya, sudah disampaikan ke DPD I dan DPD II untuk disosialisasikan ke publik agar elektabilitas figur yang diusung terus meningkat. Pihaknya berharap, sebagai figur yang sudah lama di Jakarta menjabat Anggota DPR RI, pengalaman Lutfi dapat membawa kemajuan bagi Kota Bima apabila terpilih nantinya.

“Bang Lutfi memiliki pengalaman di tingkat nasional. Kami percaya dan yakin Kota Bima akan lebih baik dan makin maju di tangan Bang Lutfi,” ujar politisi yang juga Anggota DPR RI ini.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *