Data Kasus K2 tak Kunjung Diterima, Polisi Akhirnya Bersurat ke Walikota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Dalam rangka meningkatkan perkembangan penulusuran dugaan tindak pidana pada Kasus tenaga Honorer Kategori Dua (K2) Kota Bima. Penyidik Tipikor Polres Bima Kota bersurat ke Walikota Bima. Surat tersebut telah dilayangkan Rabu (2/8) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP. Afrizal SIK. Foto: Ompu

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP Afrizal Sik yang dikonfirmasi mengaku perihal surat dimaksud adalah permintaan data tenaga honorer K2. Data guru honorer yang telah lulus CPNSD dan guru honorer yang tidak lulus.

“Permintaan data tersebut untuk menelusuri dugaan terjadinya tindak pidana dalam seleksi atau rekruitmen honorer guru K2,” ungkapnya di kantor, Kamis (3/8).

Menurur dia, perihal surat yang ditujukan langsung ke Walikota Bima berdasarkan pengakuan Badan Kepegawain Daerah (BKD) Kota Bima saat diminta data dimaksud,kemudian beralasan tidak berwenang mengeluarkan data sebelum ada izin Kepala Daerah. Kemudian penyidik menindaklanjuti proses mekanisme tersebut secara prosedural.

“Permintaan data honorer guru K2 pernah ditujukan ke Inspektorat dan BKD, tetapi BKD menunggu intruksi kepala daerah,” katanya.

Dia menambahkan, dari data tersebut, penyidik akan menggenjot dengan cepat penelusuran dugaan tindak pidana yang terjadi.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *