Warga Doridungga Sorot Program Rumah KAT

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Komunitas Gerakan Pemuda Doridungga (Garda) melaporkan dugaan penyimpangan program pembangunan bagi daerah Komunitas Adat Terpencil ke Komisi IV DPRD Kabupaten Bima, kemarin.

Warga Doridungga saat audiensi dengan Komisi IV. Foto: Ady

Menurut perwakilan warga, Syaiful, pelaksanaan program pembangunan rumah bantuan dari Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Kabupaten Bima ini tidak transparan dan diindikasi menyimpang.

Seperti akumulasi anggaran untuk pembangunan satu unit rumah hanya diserahkan sebagian alias disunat oleh pelaksana program. Semestinya apabila diuangkan, material bangunan senilai Rp12 juta per rumah warga.

“Tapi yang diterima hanya Rp6,3 juta. Padahal harusnya Rp8,26 Juta dari nilai dari alokasi Rp12 Juta,” kata Syaiful di hadapan di ruangan Komisi IV.

Selain itu lanjut dia, material bangunan yang didrop tidak sesuai spek dan jumlahnya tidak sesuai dengan nominal uang bantuan.

Ia menjelaskan, Desa Doridungga Kecamatan Donggo merupakan salah satu desa penerima manfaat program KAT dari Kementerian Sosial. Sebanyak 75 unit rumah mendapat bantuan dengan total anggaran Rp1,4 miliar. Pelaksana programnya UD Nabila didampingi Pendamping KAT di desa.

“Kehadiran kami di DPRD ini meminta agar memanggil Dinas Sosial untuk meminta penjelasan dan klarifikasi,” terangnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten, M Aminurlah didampingi anggota lainnya berjanji akan segera menindaklanjuti pengaduan warga Doridungga tersebut. Pihaknya akan berkoodinasi dengan Dinas Sosial dan mengeluarkan surat undangan untuk meminta penjelasan.

“Kalau hari ini kita dapat dokumen, seperti RAB dan Juklak dari Kementerian, maka secepatnya kita akan turun. Tanpa itu kita tidak bisa mengetahui apakah pekerjaan itu sesuai dengan item-item atau tidak,” kata Maman, sapaan akrabnya.

Usai pertemuan, Maman menepati janjinya dengan langsung menghubungi Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima, Muhammadin untuk berkoordinasi. Tak berselang lama, Muhammadin hadir di Komisi IV.

Pertemuan singkat pun dilakukan dan disepakati akan turun bersama pada Sabtu (5/8) untuk melihat langsung pelaksanaan program di Desa Doridungga. “Kita akan turun bersama dengan dinas Sabtu ini juga untuk menindaklanjuti pengaduan warga,” tandasnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *