Sambut HKAN, Balai KSDA NTB SKW III Bima-Dompu Gelar Kegiatan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dalam rangka menyambut Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tanggal 10 Agustus 2017 serta Hari Kemerdekaan RI ke-72, Balai KSDA NTB SKW III Bima-Dompu bekerjasama dengan Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Wilayah Bima-Dompu dan masyarakat Mitra Polhut (MMP) Madapangga menyelenggarakan sejumlah kegiatan di areal Perkemahan (Campground) Taman Wisata Alam Madapangga.

Balai KSDA NTB SKW III Bima-Dompu. Foto: Dok Balai KSDA

Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Bima-Dompu Bambang Dwidarto mengatakan, kegiatan berlangsung pada tanggal 1 – 3  Agustus 2017. Pada tanggal 1 Agustus 2017 diselenggarakan aneka Lomba Anak-Anak. Antara lain lomba makan kerupuk, balap karung, memecahkan balon, balap kelereng, memasukkan paku dalam botol dan lomba cabut koin pada buah.

“Peserta lomba anak-anak sekitar 200 orang merupakan pelajar di desa sekitar kawasan TWA Madapangga dengan umur di bawah 12 tahun,” ujarnya.

Kemudian untuk Kemah Konservasi sambungnya, dilaksanakan pada tanggal 2-3 Agustus 2017. Kegiatan ini diisi dengan Pembinaan Kader Konservasi dan Kelompok Pecinta Alam melalui ceramah dan diskusi dengan berbagai materi konservasi, Bakti Lingkungan, dan kegiatan outbound dengan berbagai jenis permainan menarik yang dapat memupuk kepercayaan diri dan kerjasama tim.

“Peserta Kemah Konservasi sebanyak  75 orang terdiri dari pelajar, mahasiswa, guru, Kader Konservasi, Kelompok Pecinta Alam, anggota MMP Madapangga,”sebutnya.

Pada akhir acara kata Bambang, diumumkan pemenang lomba anak-anak dan outbound serta pemberian hadiah.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian generasi muda untuk terlibat dalam berbagai upaya pelestarian alam serta meningkatkan jejaring kerjasama,” katanya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *