Mutasi Terakhir, Walikota Rombak Posisi 123 Pejabat, Ini Beberapa Namanya

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima menggelar mutasi dan rotasi terakhir di sisa jabatannya sebagai kepala daerah. Sebanyak 123 orang pejabat, baik eselon II, III, IV pun dirombak tadi sore, Jumat (11/8) di Aula Kantor Walikota Bima.

Walikota Bima saat melantik pejabat. Foto: Eric

Kebijakan itu berdasarkan Keputusan Walikota Bima No.821.2/1791/BKPSDM/VIII/2017 tentang Pengangkatan ASN Jabatan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas.

Adapun beberapa nama pejabat yang dilantik diantaranya, M. Saleh jabatan lama Kabid Perpustakaan dan Kearsipan, jabatan baru staf Ahli Bidang Ekonomi, kemudian M. Amin jabatan lama Sekretaris Dinas PU menjadi Kepala Dinas PU.

Nurjanah jabatan lama Sekretaris Diskoperindag menjadi Kepala Diskoperidag, H. Mahfud jabatan lama sekretaris BKPSDM menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Didi Fahdiansyah jabatan lama Kabid Bina Marga Dinas PU sekarang menjadi Sekretaris Dinas PU, Sugiharto jabatan lama Kabid Perhubungan menjadi Sekretaris Dinas Perhubungan, H. Agus Suharli jabatan lama Sekretaris DLH menjadi sekretaris Diskoperindag.

Kemudian Rusdan jabatan lama Kabag Umum Setda menjadi Sekretaris BKPSDM, kemudian Mauzamin jabatan lama Kabid Pertamanan DLH menjadi Kabag Umum Setda, Syahrial Nuryadin jabatan lama Kasubag Humas dan Protokol menjadi Kabid Pengadaan Data dan Mutasi BKPSDM. Selain dari data tersebut, ada pergeseran jabatan Lurah yang serta kepala bidang tiap SKPD.

Pada kesempatan itu, Walikota Bima meminta kepada pejabat yang telah dilantik agar menjaga integritas, menjaga amanah, menjaga dari perbuatan yang melanggar aturan dan hukum selama menjabat.

Kata dia, perubahan serta rotasi jabatan yang dilaksanakan hari ini. Merupakan bagian dari pergeseran yang wajar terjadi, dalam lingkup pemerintahan. Sehingga apa yang telah diamanatkan kepada para pejabat yang telah dilantik, agar dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Laksanakan tugas dengan maksimal, dan layani masyarakat dengan baik,” pesannya.

Diakuinya, pejabat yang dilantik merupakan yang terpilih berdasarkan hasil seleksi JPT. Terlebih khusus kepada pejabat yang mengisi jabatan Kepala Dinas, pada 4 OPD baru.

Bagi dua calon lainnya, diminta untuk bersabar. Karena dirinya tidak mungkin memilih 3 nama untuk menjadi kepala dinas pada SKPD, melainkan harus memilih satu orang yang tepat untuk menjabat.

“Saya minta maaf kepada pejabat yang belum dilantik. Meskipun ini keputusan berat, tapi saya tetap memilih satu dari 3 nama yang disodorkan hasil seleksi,” tandasnya.

Yang jelas tambahnya, seluruh pejabat yang telah dilantik bukan karena unsur politik, atau suka dan tidak suka. Tapi murni berdasarkan kemampuan, dan kapabilitas.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *