Kampanye Kota Hijau, FKH Gelar Pameran dan Rembuk Kota

Kota Bima, Kahaba.- Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Bima menggelar kampanye publik kota hijau dengan mengadakan pameran dan acara puncak tentang rembuk kota. Kegiatan yang dilaksanakan sejak Senin 21 Agustus hingga malam penutupan Minggu 4 September nanti, merupakan bagian dari sosialisasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Forum Komunitas Hijau saat foto bersama di lokasi acara. Foto: Eric

“Kegiatan ini sebagai bentuk kampanye publik, mengajak pemerintah dan juga masyarakat untuk bersama menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam,” ujar Ketua FKH Kota Bima Aris Hidayah, Kamis (24/8).

Diakui Aris, kegiatan kampanye publik kota hijau ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Bahkan acara ini dihelat secara bersamaan di daerah seluruh Indonesia yang memiliki Forum Komunitas Hijau. Karena aksi sosial ini tidak cukup dilakukan di satu daerah, tapi harus ada kepedulian seluruh daerah di pelosok nusantara.

Maka, bagian dari bentuk kampanye menyelamatkan alam ini, pihaknya mengadakan sejumlah kegiatan seperti menggelar pameran kegiatan penghijauan, Flyng Fox, Drama, Live Music, Teater, hingga Stand Up yang semuanya mengangkat tema menjaga dan melestarikan alam.

“Dengan digelarnya sejumlah item kegiatan, dapat menarik sekaligus mengajak pemerintah, masyarakat umum terutama pelajar sebagai generasi bangsa untuk menjaga kelestarian alam,” katanya.

Terkait ruang terbuka hijau tambahnya, pihaknya meminta masyarakat yang mempunyai ternak agar tidak melepas ternak sembarangan. Kemudian pemerintah melalui dinas terkait, agar menertibkan ternak liar. Sedangkan budaya vandalisme, merupakan perilaku corat-coret di bangunan pelayanan publik.

“Pada hari terakhir kegiatan akan digelar rembuk kota, yang melibatkan pemerintah, masyarakat dan organisasi komunitas dan pelajar. Guna membahas rencana, langkah dan upaya dalam melestarikan alam untuk tetap hijau demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *