Kabid Mutasi Rangkap Plt Kabag Humaspro, Dewan: Apa tidak ada ASN Lain

Kota Bima, Kahaba.- Fraksi Partai Golongan Karya dan Fraksi Persatuan Kebangkitan Nasional DPRD Kota Bima menyorot hasil mutasi yang dilakukan Walikota Bima beberapa waktu lalu, terutama pada jabatan Kabid Mutasi BKPSDM Kota Bima. Mutasi pada jabatan itu dinilai tidak mencerminkan etika administrasi.

Rapat Paripurna DPRD Kota Bima. Foto: Bin

Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya Alfian Indrawirawan mengatakan, penempatan aparatur sipil negara dalam jabatan sesuai dengan hasil mutasi beberapa hari yang lalu, fraksinya berpandangan penempatan ASN pada jabatan tersebut harus mengedepankan etika administrasi dalam mendorong terciptanya Good Govermant.

Dengan demikian, fraksi nya melihat penunjukan Kabid Mutasi sebagai pelaksana tugas Humas dan Protokol Sekretariat Daerah mengabaikan etika administrasi pemerintah.

“Jika begini pasti muncul pertanyaan kami apakah ASN yang ada di Kota Bima ini tidak ada yang diyakini layak untuk menempati jabatan tersebut,” sorotnya saat Paripurna pemandangan umum fraksi terhadap RAPBD Perubahan 2017, Rabu (30/8).

Sama hal disampaikan anggota Fraksi Persatuan Kebangkitan Nasional Nazamudin. Fraksi nya berpandangan, penempatan aparatur sipil negara pada jabatan tersebut tidak boleh mengabaikan etika administrasi yang selama ini juga dijunjung tinggi oleh pemerintah.

“Bagaimana bisa tercipta Good Govermant jika dalam menempatkan pejabat saja seolah tidak ada ASN lain di Kota Bima,” katanya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Mistar

    Perlu dipertanyakan keadilan kepemimpinan beliau….. apakah hanya orang itu sj yg bisa bekerja di kota ini. …… oh kota bima ku……… ya… Rab…. birikanlah kami pemimpin yg adil dan bijaksana

  2. damar pengusaha sapi

    Biasalahhh.. lobi duitt klw mau menjabat, kasihan deh emang gk mampu menunjukin skill mangkanya duit beraksi.
    Kota Bima sdh biasa dngn lobi2 jabatan jadi gk kaget.
    Klw mau mngikuti ASN yang ada gk bakal dapat duitlahhhh..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *