Bentrok Jala Vs Nggembe, Tiga Warga Terluka

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bentrokan yang terjadi antar kelompok warga Dusun Jala dan Dusun Nggembe Desa Nggembe Kecamatan Bolo, Sabtu (2/9) sore menyebabkan tiga warga terluka. Dua korban awal Aan dan Amar asal Dusun Jalan terluka di lokasi pertandingan bola voli karena diduga dipukuli warga lainnya.

Salah satu korban terluka dirawat di Puskesmas Bolo. Foto, Yadin.

Sementara satu korban lagi terluka bernama Andi yang juga warga Dusun Jala bias dari persoalan awal. Korban ini tidak tahu apa-apa dan menjadi pelampiasan sekelompok warga saat melintas di Dusun Nggembe.

Kapolsek Bolo, AKP Syarifundin Jamal yang dikonfirmasi mengungkapkan, perkelahian bermula saat pertandingan bola voli di Dusun Nggembe. Penonton dari Dusun Nggembe diduga memukuli Aan dan Amar, pemain dari Dusun Jala.

Lantaran kesal dengan ulah penonton dari Dusun Nggembe lanjut dia, kelompok warga Dusun Jala melampiaskan emosi dengan membakar kebun bambu milik warga Dusun Nggembe.

Hal ini kata Kapolsek, memicu warga Dusun Nggembe panik dan keluar menyerang warga Dusun Jala. Namun berhasil dihalau oleh aparat Kepolisian dari Anggota Polsek Bolo.

Pada saat bersamaan sambung dia, tiba-tiba insiden lain terjadi. Andi salah seorang warga Dusun Jala yang pulang dari pasar Sila dan melintas di Dusun Nggembe menjadi korban pemukulan.

“Melihat warga Jala tersebut spontan memancing kemarahan sekelompok warga Dusun Nggembe dan melakukan pemukulan yang mengakibatkan korban mengalami luka robek di kepala bagian kiri,” ungkap Kapolsek.

Informasi pun dengan cepat menyebar dan membuat warga Dusun Jala keluar kampung sebagai reaksi atas pemukulan Andi. Mereka keluar dan berkumpul membawa berbagai senjata tajam ingin menyerang warga Dusun Nggembe, tetapi berhasil dihalau.

“Sementara diduga pelaku penganiayaan diidentifikasi berinisial A (17), D dan P (20),” sebutnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *