Ditinggal Kerja Penghuni, Rumah di Bobol Pencuri

Kota Bima, Kahaba.- Para pemilik rumah yang beraktivitas kerja di pagi hari saat ini perlu berhati-hati meninggalkan rumah tanpa ada yang menjaga. Pasalnya, di Kelurahan Penatoi dan Matakando sedikitnya 4 rumah dibobol pencuri dalam waktu dua hari.

Ilustrasi

Rumah yang menjadi sasaran adalah rumah yang ditinggal kerja penghuninya pada pagi hari. Disaat itulah, suasana sepi dan lengang dimanfaatkan pencuri untuk leluasa masuk membobol rumah.

Salah seorang korbannya, Salahudin warga RT 11 RW 03 Kelurahan Penatoi Kota Bima. Rumahnyan dibobol pencuri Rabu (6/9) pagi lalu saat Ia dan istrinya pergi bekerja.

“Saya baru tahu saat pulang kerja. Istri kaget melihat jendela samping rumah sudah tercongkel,” ceritanya kepada Kahaba.net, Jum’at (8/9) pagi.

Setelah mengecek kamar, pencuri membobol lemari tempat disimpan perhiasan. Kondisi lemari sudah berantakan dan pencuri berhasil membawa kabur perhiasan emas miliknya 37 gram.

“Kalau barang lain tidak ada yang hilang, hanya perhiasan emas 37 gram yang disimpan di lemari diambil,” kata dia.

Salahudin mengaku, sudah dua kali menjadi korban pencurian. Tahun lalu, pencuri juga membobol rumahnya pada pagi hari saat Ia pergi bekerja. Untuk kedua kalinya, kasus yang sama juga terulang.

“Saya menduga pelakunya masih orang yang sama. Kasus ini sudah saya laporkan ke Polres Bima Kota dan tim identifikasi sudah mengambil bekas sidik jari pelaku,” akunya.

Korban pencurian ternyata bukan hanya dirinya, sehari sebelum itu tiga rumah tetangganya juga dibobol pencuri. Aksi dilakukan juga diperkirakan pada pagi hari saat ditinggal kerja pemilik rumah.

“Ada tiga tetangga di RT 11 Penatoi dan Matakando juga jadi korban. Mereka kehilangan TV, HP dan barang berharga lain,” terang Salahudin.

Ia berharap, Kepolisian mampu mengungkap kasus pencurian yang meresahkan masyarakat tersebut. Sebagai bentuk antisipasi agar korban tidak bertambah, Ia dan warga lainnya akan segera mengefektifkan ronda malam.

*Kahaba-03 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *