Maba STISIP Belajar Gerakan Mahasiswa dari Alumni

Kota Bima, Kahaba.- Selain menerima materi eksistensi tentang mahasiswa, Mahasiswa Baru (Maba) yang mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) juga diberi materi tentang gerakan mahasiswa dari alumni kampus setempat, Sabtu (16/9).

Maba STISIP Mbojo – Bima saat menerima materi soal gerakan mahasiswa. Foto: Deno

Pemateri Delian Lubis menyampaikan, ketika mahasiswa memahami eksistensi tentang mahasiswa, juga harus memahami tentang gerakan mahasiswa. Sebab gerakan mahasiswa selama ini merupakan sikap kritis terhadap kebijakan yang tidak pro rakyat dan perjuangan mewujudkan masyarakat yang merdeka secara ekonomi budaya dan pilitik.

Menurut Lubis, di Indonesia sendiri mahasiswa mempunyai peran yang sangat penting untuk mengubah sejarah kebangsaan dan perjalanan demokrasi. Sejumlah aksi mahasiswa pun mampu merubah wajah perpolitikan seperti gerakan reformasinya. Jauh sebelum itu pun sejumlah gerakan mahasiswa tercatat dalam momen dan sejarah.

“Mahasiswa merupakan salah satu elemen penting dalam setiap episode panjang perjalanan bangsa ini,” tegasnya.

Diakuin Lubis, peran mahasiswa kerap menjadi aktor perubahan, sejarahnya pun telah banyak mencatat. Mahasiswa juga menjadi garda terdepan, dengan sikap kritis dan intelektualitas yang tinggi. Mahasiswa dengan kepekaannya terhadap kondisi sosial menjadi harapan rakyat terhadap perubahan yang lebih baik.

Untuk itu, Lubis meminta kepada mahasiswa baru harus membentuk karakter yang memilki prinsip dan tekad yang kuat untuk selalu menjadi pelopor rakyat yang tertindas. Sebab kemerdekaan belum sesungguhnya dirasakan oleh segenap rakyat Indonesia.

“Mahasiswa itu agen perubahan. Jika mahasiswa tidak kritis dan tidak peduli terhadap kondisi disekitarnya, maka tak ada perubahan besar yang akan dirasakan,” terangnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *