Pansel Sekda Kota Bima Jilid II Dibentuk

Kota Bima, Kahaba.- Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima Jilid II telah terbentuk. Mereka terdiri dari lima orang. Jumlah tersebut lebih ramping, dibandingkan dengan jumlah Pansel dalam seleksi Sekda Kota Bima sebelumnya.

Kepala BKPSDM Kota Bima, H. Supratman. Foto: Bin

Kepala BKPSDM Kota Bima, H Supratman mengatakan saat ini tim Pansel telah terbentuk. Terdiri dari Ketua, Tajudin Umar (Mantan Sekda Kota Bima), Sekretaris, Muhtar Landa, anggota Faturrahman (Kepala BKD Provinsi NTB) dan dua akademisi yakni Gufran STIH Muhammadiyah Bima dan Gufran STISIP Mbojo Bima.

“Untuk Pansel kali ini lebih ramping dari sebelumnya, yakni lima orang saja,” kata H Supratman yang ditemui di halaman Kantor Walikota, Jumat (21/9) kemarin.

Proses selanjutnya, BKD menunggu rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk melanjutkan ke proses selanjutnya, yakni penyusunan jadwal seleksi. Termasuk soal syarat, yang beberapa diantaranya akan menjadi kewenangan pansel untuk menerapkannya.

“Itu semua tergantung Pansel. Yang jelas syarat baku sudah ada, seperti batas usia maksimal 56 tahun. Sedikit muda satu tahun dibandingkan syarat sebelumnya, maksimal 57 tahun,” jelasnya.

Ditambahkan Mantan Sekwan itu, awal November proses seleksi ditargetkan sudah tuntas, sehingga kursi Sekda tidak dibiarkan lowong lebih lama lagi.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. Sandipanji

    Ngapain pansel yg menang muhtar landa.

    Habisin anggaran aja… Siapa pejabt penjilat dia yg dapat… Yg kemarin aja lima bisa g lolos tngh jalan… Kepala pu aja bisa s.sos… Munafik klo tes habisin anggaran aja…. Jilat tuh pantat walikota paati dapat

  2. Sandipanji

    Ini kepla bkd buta huruf… Mau seleski cln sekda seleksi yg pim aja g becus…yg bary masuk aja bisa pim..mana tingkatan duk…
    Dasar ornf desa nh kepala buta huruf… Tanpang aja yg oke tp otak di dengkul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *