Alfian Indrawirawan Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Golkar Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Alfian Indrawirawan akhirnya terpilih secara aklamasi saat Musda Partai Golkar Kota Bima yang digelar di kantor DPP Jakarta, Senin (2/10). Musda digelar mulai pukul 10.00 Wita dan berakhir pukul sekitar pukul 15.00 Wita.

Anggota DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan. Foto: BinAldian

Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Bima Tiswan M. Said saat mengubungi media ini menjelaskan, proses Musda kenapa digelar DPP, karena berdasarkan keputusan rapat koordinasi teknis Partai Golkar, yang harus menyelesaikan permasalahan-permasalahan Partai Golkar di tingkat daerah.

“Kota Bima masalahnya kan tak kunjung selesai. Mengingat tanggal 3 Oktober mulai dilaksanakan pendaftaran partai politik di KPU. Maka diambil alih permasalahan Partai Golkar Kota Bima oleh DPP,” terangnya.

Diakui Tiswan, Alfian terpilih secara aklamasi dari pemegang hak suara yaitu 5 Pimpinan Kecamatan, dewan pertimbangan serta organisasi yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar, termasuk DPD I. maka seecara aklamasi suadara Alfian Indrawan dipilih secara aklamai oleh pemegang hak suara

Kata dia, Musda juga dihadiri Hj. Fera Amalia yang mencalonkan diri. Musda pun berjalan alot, berkali-kali juga terjadi dengar pendapat. Akhirnya berdasarkan pertemuan khusus antara pemegang hak suara dan Wakil Sekjen dari DPP Partai Golkar. Setelah dilakukan verifikasi dan klarifikasi kepada pemegang suara, 100 persen mendukung Alfian Indrawirawan.

“Pimpinan Musda langsung memutuskan dan menetapkan serta melantik Alfian Indrawirawan sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bima, Sekretaris Tiswa M. Said dan bendahara Khairudin,” katanya.

Setelah pelantikan sambung Tiswan, pihaknya akan melantik pengurus serta konsolidasi internal dalam rangka memenangkan calon yang diusung Partai Golkar, baik pemilihan Walikota Bima maupun Guberur NTB.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *