Puskesmas Rasanae Timur dan Penanae Akan Diakreditasi

Kota Bima, Kahaba.- Puskesmas Rasanae Timur dan Puskesmas Penanae sedang dalam tahap penilaian untuk akreditasi. Tim Surveyor dari Kementerian Kesehatan RI diterima secara resmi oleh Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesra M. Farid, bersama jajaran Dinas Kesehatan Kota Bima, dalam acara penerimaan sekaligus perkenalan tim yang dilaksanakan di aula Hotel Marina, Minggu (1/10) malam.

Tim Surveyor dari Kementerian Kesehatan RI di terima jajaran Pemkot Bima. Foto: Hum

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin melalui siaran persnya mengatakan, Tim Surveyor beranggotakan 3 orang masing-masing Esti Wilianto sebagai Ketua Tim Surveyor PKM Rasanae Timur, Hj. Janita sebagai Ketua Tim Surveyor PKM Penanae serta Regina Tuwongkesong.

Kata dia, selama melakukan survei, Tim Surveyor akan didampingi oleh Tim Pendamping Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kota Bima yang terdiri atas 3 kelompok kerja (Pokja). Pokja Administrasi dan Manajemen (Admin) Hj. Fitriani, Pokja Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Nurfauziati dan Sur’atunnisa, Pokja Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) Fathurrahman dan Hidayat.

“Untuk Kota Bima, sudah ada 1 PKM yang terakreditasi yaitu PKM Mpunda dengan kategori Akreditasi Dasar pada tahun 2016. Roadmap akreditasi tahun 2017 adalah PKM Rasanae Timur dan Penanae pada bulan Oktober, diikuti PKM Paruga bulan November. Tahun 2018 mendatang akan dilanjutkan dengan PKM Kolo,” paparnya.

Pada kesempatan itu sambungnya, Tim Surveyor mengingatkan pentingnya keterlibatan banyak pihak dalam pelaksanaan persiapan akreditasi Puskesmas. Stakeholders inilah yang menjadi pendukung sekaligus tim uji pertama yang menilai apakah puskesmas tersebut sudah ada kemajuan dalam pelayanan masyarakat, tepat sasaran dan memiliki prinsip berkemajuan serta inovatif.

Asisten I menyatakan kegiatan survei ini dapat dimanfaatkan oleh jajaran Dikes dan Puskesmas untuk menyerap pengetahuan sebanyak-banyaknya, sekaligus untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi tantangan-tantangan dan potensi yang ada.

“Pimpinan Dikes dan Puskesmas di Kota Bima juga harus memperkuat koordinasi lintas sektor, agar bisa melaksanakan fungsi pelayanan secara optimal,” katanya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *