Produksi Bawang Merah di Lambu Capai 12 Ton

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Rendra Farid menyebut luas areal tanaman bawang merah di Kecamatan Lambu saat ini mencapai 16 ribu hektar dengan jumlah produksi mencapai 10 hingga 12 ton.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Rendra Farid. Foto: Bin

“Dengan jumlah produksi tersebut maka tidaklah mengherankan bahwa Kabupaten Bima merupakan salah satu daerah sentra produksi bawang terbesar, selain produksi padi dan jagung komoditi unggulan,” ungkap Rendra saat panen perdana bawang merah di Desa Rato Kecamatan Lambu, Kamis (5/10).

Khusus di So Tolo NaE Desa Rato Kecamatan Lambu jelasnya, jumlah luas lahan tanam bawang merah mencapai 12 ribu hektar sehingga dengan jumlah ini maka kebutuhan akan bawang merah oleh masyarakat akan terpenuhi dan tercukupi.

“Kami telah mengusulkan kepada Gubernur NTB agar dapat meningkatkan produksi harga bawang merah, sehingga masyarakat petani akan mendapatkan keuntungan yang merata,” kata Rendra.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB, Khusnul Fauji. Ia menyampaikan, panen perdana bawang merah ini merupakan salah satu andalan yang ada di NTB.

Ke depan diharapkannya dapat meningkatkan kualitas pendapatan masyarakat tani. Ia selaku Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB akan selalu mendukung dan memperhatikan terkait fluktuasi harga bawang merah sehingga masyarakat petani tidak akan mengalami kerugian.

Untuk itu, kepada masyarakat tani diharapkannya terus berinovasi sehingga produksi harga bawang semakin meningkat dan ke depannya daerah Kabupaten Bima akan dijadikan sentra produksi bawang merah.

*Kahaba-03/Hum            

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *