Dinas Kominfo Rencanakan 25 Aplikasi Diluncurkan Tahun 2017

Kota Bima, Kahaba.- Pasca menandatangani MoU dengan Pemerintah Kota Bandung dan mendapatkan 300 aplikasi, Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun ini berencana meluncurkan sebanyak 25 aplikasi.

Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi Informasi Dinas Kominfo Kota Bima Syarif Hidayatullah. Foto: Bin

Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi Informasi Dinas Kominfo Kota Bima Syarif Hidayatullah menyebutkan, 25 aplikasi yang akan diluncurkan itu seperti Aplikasi Kepegawaian, Aplikasi Lapor, Aplikasi Laporan Kerja Harian, Aplikasi Elektronik Arsip, Aplikasi Database IMB, Aplikasi Tracking SPPT, Aplikasi Elektronik PBB Go Publik dan Aplikasi Standar Biaya.

“Peluncuran 25 aplikasi ini memang rencananya akan disesuaikan dengan pengadaan server baru tahun ini,” ujar Syarif, Selasa (10/10).

Namun sambungnya, aplikasi tersebut tidak bisa berjalan dengan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat juga sebagai pengguna dan penerima manfaat. Sebab, aplikasi tersebut juga harus bisa dipahami oleh masyarakat.

“Karena begini, dari aplikasi ini ada timbal balik. Jadi percuma dibuat jika tidak bisa dipahami masyarakat. Keinginan pemerintah menuju smart city tidak bisa diraih,” katanya.

Menurut Syarif, aplikasi yang akan diluncurkan tersebut nanti akan di download melalui playstore. Minimal masyarakat juga bisa memiliki android, agar bisa mengetahui dan tujuan keterbukaan informasi publik yang diinginkan pemerintah juga tercapai.

Untuk menjalankan 25 aplikasi tersebut lanjut Syarif, tim teknis juga sudah disiapkan. Seperti tim teknis pengelola website, tim teknis pemeliharaan dan tim teknis security.

“Intinya harapan kita aplikasi ini bisa lounching dulu, dan bisa disosialissikan ke masyarakat,” inginnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *