Jelang MTQ Tingkat NTB, Kontingen Mantapkan Persiapan

Kota Bima, Kahaba.- Kontingen Kota Bima terus memantapkan persiapan diri dengan melakukan pemusatan latihan atau Training Center (TC). Latihan ini untuk menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi NTB yang akan dihelat di Paruga Nae Kecamatan Bolo Kabupaten Bima akhir Oktober ini.

Kabag Kesra Setda Kota Bima, H Abdul Wahid. Foto: Eric

“Untuk pemusatan pelatihan Qori dan Qoriah Kota Bima, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) telah memutuskan dilakukan di Ponpes Al-Husainy Kelurahan Monggonao,” jelas Kabag Kesra Setda Kota Bima, H Abdul Wahid, Selasa (10/10).

Jumlah kafilah dari Kota Bima yang turut ambil bagian kata dia, sebanyak 55 orang. Mereka akan mengikuti berbagai mata lomba, seperti cabang tilawah, cabang tahfidz, cabang tafsir, cabang fahmil Alquran, cabang syahril Alquran dan cabang khath Al Quran.

“Guna melatih 55 kafilah, panitia telah menunjuk delapan pelatih untuk melakukan pembinaan dan pemantapan. Sehingga saat pementasan berlangsung, qori dan qoriah telah siap secara keilmuan dan mental,” ujarnya.

Mantan Sekretaris BKPSDM ini mengaku, waktu pelaksanaan TC kepada para kafilah sudah cukup menjelang MTQ dimulai. Untuk itu, dirinya berharap agar para peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan maksimal.

“Dengan waktu berlatih yang cukup diberikan pelatih dan pembina, maka ilmu dan mental kafilah kami rasa sudah siap. Sehingga kontingen kita bisa bersaing dengan daerah-daerah di NTB untuk meraih prestasi,” tuturnya.

Ditanya apakah kontingen Kota Bima mampu mempertahankan predikat juara tingkat Provinsi NTB seperti tahun lalu, Wahid mengaku optimis bisa mempertahankannya. Tentu dengan kerja keras dan latihan yang  intensif.

“Inshaa Allah kita siap mempertahankan juara umum, untuk itu dimohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat,” harapnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *