Subhanallah, Anggota TNI Ini Bangun Musholla Bersama Warga

Kabupaten Bima, Kahaba.- Anggota TNI Desa Rade Kecamatan Madapangga, Sertu Syamsudin patut mendapat apresiasi. Ia menggerakkan warga untuk melanjutkan kembali pembangunan Musholla At Taqwa di So Tolo Kara desa setempat yang sudah bertahun-tahun terbengkalai.

Musholla At Taqwa Desa Rade. Foto Yadin

Prajurit TNI yang bertugas sebagai Babinsa Rade ini merasa prihatin, musholla yang dibangun oleh Ketua Kelompok Tani bernama Muhammadi Ismail pada tahun 2012 lalu itu terbengkalai pembangunannya karena almarhum meninggal. Selepas kepergian almarhum tidak ada lagi yang mengurus. Padahal di sekitar tempat itu kesulitan tempat ibadah.

Usaha Sertu Syamsudin membuahkan hasil walaupun pembangunan sampai saat ini belum tuntas karena kekurangan bahan. Namun setidaknya, banyak masyarakat akhirnya terlibat ikut membantu bahu-membahu melanjutkan pembangunan musholla secara swadaya karena tergugah.

Menurut Sertu Syamsuddin, untuk pembangunan musholla tersebut tidak banyak bantuan yang didapatnya. Hanya semen 19 sak dari Pemerintah Desa Rade, serta semen 20 sak dan seng gelombang 45 lembar dari bantuan pemerintah daerah. “Selebihnya swadaya masyarakat dan saya sendiri,” ujar Sertu Syamsudin.

Ia bersama masyarakat sudah memasang gorong-gorong dan sumur air pada 17 September 2017 lalu, sehingga untuk wudhu sudah ada air di musholla.

Namun pembangunan musholla tersebut harus terhenti karena masih kurangnya bahan yang dibutuhkan. Menurutnya, ada beberapa bagian yang masih harus dibangun, seperti emperan dan pagar. “Pagar ini sangat penting, biar hewan tidak sembarangan keliaran,” kata dia.

Syamsudin menambahkan, sebulan lalu ia telah mengajukan proposal permohonan bantuan bahan bangunan di Bagian Kesra Pemerintah Kabupatern Bima. Namun sampai sekarang proposal yang diajukannya belum direspon.

“Saya berharap semoga dikasih agar saya bisa melanjutkan pembangunan musholla ini,” harapnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *