Tingkatkan Kualitas Pengawasan, Panwaslu Ajak Pemuda Berperan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bima mengajak elemen pemuda untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan Pilkada. Peran pemuda diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengawasan.

Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Panwaslu Kabupaten Bima. Foto: Ady

Hal ini disampaikan Panwaslu pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Hotel Kalaki Kabupaten Bima, Kamis (12/10).

Kegiatan ini mengusung tema “Melalui Pengawasan Partisipasi Kita Tingkatkan Kualitas Pengawasan”. Melibatkan elemen pemuda yang tergabung dalam Organisasi Kemasyarakat Pemuda (OKP), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), KNPI, dan Pers sebagai peserta.

“Ini kegiatan perdana kami pasca dilantik. Merupakan bagian dari tahapan proses pengawasan Panwaslu,” Ketua Panwaslu Kabupten Bima, Abdullah dalam sambutannya.

Pihaknya menyadari, dalam tugas pengawasan personil Panwaslu sangat terbatas. Kendati akan terbentuk Panwascam sebentar lagi, tetapi tidak cukup untuk mengawasi berbagai dugaan pelanggaran di lapangan.

“Kami terbatas hanya dua mata dua telinga. Sehingga tidak bisa kerja sendiri. Karena itu, kami harapkan ada out put FGD ini sebagai bentuk penguatan pengawasan. Seperti partisipasi dalam memberikan informasi,” jelasnya.

Panwaslu kata dia, memiliki dua tugas utama. Yakni tugas pencegahan dan penindakan. Dalam memaksimalkan tugas ini pihaknya sangat membutuhkan peran dan partisipasi elemen pemuda serta stakeholder untuk ikut mengawasi.

Apalagi ada tiga agenda demokrasi yang akan digelar dua tahun terakhir dan membutuhkan tugas pengawasan. Yakni, Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg).

“Mudah-mudahan peran OKP, LSM, KNPI dan Pers dapat membantu menciptakan pemilu yang demokratis, aman dan damai,” harapnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *