DP3KB NTB Jalin Kemitraan Bersama Media

Kota Bima, Kahaba.- Membahas sekaligus mensukseskan program Keluarga Berencana (KB), Dinas Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3KB) Provinsi NTB menggelar pertemuan media massa di Bima, di aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima, Jumat (13/10).

Pertemuan DP3KB NTB bersama media di Bima. Foto: Eric

Kepala DPPKB H. Suryadi saat menyampaikan sambutan mengucapkan terimakasih atas kehadiran DP3KB dalam rangka menjalin komunikasi dan koordinasi dengan media, untuk mensukseskan program keluarga berencana. Karena tidak bisa dipungkiri peran media sebagai pilar bangsa begitu sangat penting dalam perkembangan pembangunan di segala aspek.

“Kegiatan ini bertujuan mengajak media untuk turut serta dalam menyampaikan informasi ke publik. Tentang kondisi, situasi dan keadaan penduduk di negara, baik di masa lampau, sekarang dan perkiaraan yang akan datang,” paparnya.

Sementara itu, Kepala DP3KB Provinsi NTB melalui bidang pengendalian penduduk Syamsul Anam menuturkan, pemerintah saat ini bekerja sesuai dengan UUD 52 tahun 1959 tentang program mendorong masyarakat melakukan perencanaan sebelum menikah, sesuai dengan batas umur yang arus di penuhi sebelum melakukan pernikahan.

Agar informasi ini sampai dengan tepat dan diakses secara luas oleh masyarakat, maka hanya awak media yang bisa melakukan, guna mendorong dan mensukseskan program pemerintah.

“Peran penting media dalam menyampaikan berita, sangatlah penting. Agar masyarakat dapat memahami dan mengerti informasi yang disampaikan pemerintah. Terutama tentang pemahaman pengendalian penduduk yang saat ini terus berkembang pesat,” jelasnya.

Maka dari itu kata Anam, melalui sosialisasi kemitraan dengan awak media ini, ia berharap media bisa ambil bagian menyampaikan informasi tentang ledakan penduduk, apabila tidak ikut program KB.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *