Kasus Sita Erny, Taufik: Ngapain ke Yogyakarta, Cukup Buka Website PN

Kota Bima, Kahaba.- Keinginan pejabat Pemerintah Kota Bima ke Pengadilan Negeri Yogyakarta, untuk melihat salinan putusan mantan Kabid PNFI Dikpora Kota Bima Hj. Sita Erny yang divonis 8 tahun bui, dinilai berlebihan oleh anggota DPRD Kota Bima.

Anggota DPRD Kota Bima, Taufik HA. Karim. Foto: Bin

Pasalnya, jika hanya ingin melihat salinan putusan tersebut, cukup membuka website milik Pengadilan Negeri Yogyakarta dan tidak perlu membuang – buang SPPD.

“Ngapain ke Yogyakarta, habiskan uang saja. Cukup buka website resmi Pengadilan disana. Pasti tertera putusan dari tiap kasus yang ditangani,” saran Taufik HA Karim, anggota DPRD Kota Bima beberapa hari lalu.

Menurut pria yang juga Ketua Komisi I itu, keinginan asisten III Setda Kota Bima H. Muhtar Landa bersama Kepala BKPSDM dan Kadis Dikbud bertandang ke pengadilan tersebut merupak upaya yang sia – sia dan menghabiskan anggaran saja.

Malah dirinya menuding, pemerintah justru terlihat panik setelah terus disorot persoalan yang salah secara aturan namun pemerintah tidak memiliki sikap selama bertahun – tahun. Padahal kasus itu sudah divonis sejak 2013 lalu.

“Sekarang sudah ada teknologi informasi yang mudah diakses. Inik aneh dan lucu saja saya lihat. Cek saja di website pengadilan itu. Teknologi sudah ada ko’ tidak dipergunakan,” tegasnya.

*Kahaba-04    

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Sandipanji40@gmail.com

    bukannya panik mas taufik….. ini kelihatannya kasus ini para pejabat yang tolol dan dunggggggu… pura2 jadi orang gila…. kita doakan aja semoga pejabat ini g masuk rumah sakit jiwa karena kota belum pny rmh sakit jiwa……. ya allah ampunilah dosa para pejabat yang sering berbohong demi sebuah jabatan… amin…..semoga anak dan istri mereka bisa menyadarkan para pejabat yg otaknya pura2 gila… karena takut dengan nama besar kel….. sita erny.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *