KPU Kota Bima Luncurkan Tahapan Pilkada 2018

Kota Bima, Kahaba.- KPU Kota Bima menggelar sosialisasi peluncuran tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bima Tahun 2018, di Lapangan Serasuba, Rabu (18/10).

Komisioner KPU Pusat Ilham Saputra didampingi Ketua KPU Provinsi NTB, Ketua KPU Kota Bima saat memukul gong sebagai tanda peluncuran tahapan Pilkada Kota Bima. Foto: Eric

Kegiatan itu dihadiri Komisioner KPU Pusat Ilham Saputra, Ketua KPU Provinsi NTB L. Aksor Anshory, Plt. Sekda H. Syamsuddin, perwakilan anggota DPRD Kota Bima, mahasiswa, partai politik, pelajar dan masyarakat.

Ketua KPU Kota Bima Bukhari dalam sambutan mengatakan, tahapan program dan sosialisasi pemilihan kepala daerah harus digelar penyelenggara pemilu. Agar ada penyamaan persepsi semua stakeholder, bersama mensukseskan penyelenggaraan Pilkada.

“Kelancaran penyelenggaraan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Bima bukan hanya tanggungjawab penyelenggara pemilu. Tapi seluruh elemen, baik pemerintah, simpatisan, lembaga sosial maupun masyarakat umum,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini pula kata pria bergelar sarjana sosial itu, pihaknya menginginkan seluruh elemen yang telah hadir untuk bisa memahami tahapan dan proses Pilkada yang telah ditetapkan. Sehingga memiliki kesadaran akan hak dan kewajiban.

“Sosialisasi ini juga bertujuan mengajak masyarakat untuk meningkatkan partisipasi memilih. Agar bersama-sama menciptakan Pilkada yang sehat, berkualitas, dan bermartabat,” katanya.

Sementara itu Komisioner KPU Pusat Ilham Saputra menambahkan, hal lain yang menjadi atensi dalam setiap proses Pilkada adalah pentingnya menjaga komitmen, dari seluruh calon peserta pemilu, simpatisan dan masyarakat. Untuk bersama menjaga kondusivitas daerah, demi suksesnya penyelenggaraan Pilkada.

“Pilkada itu bukan unjuk kekuatan, tapi pesta demokrasi. Artinya merayakan sebuah kegembiraan, saling mengasihi, menjaga silaturahim meskipun berbeda pilihan,” tandasnya.

Maka dari itu, kata pria kelahiran Aceh itu mengimbau agar seluruh penyelenggara pemilu yang akan bekerja, baik itu KPU, Panwaslu hingga Panwascam, harus dapat bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab. Agar pelaksanaan Pilkada 2018 tetap terjaga integritas.

Diakhir acara, kegiatan diisi dengan pemukulan gong disusul dengan diputarnya jingle  dan maskot Pilkada, yang mempunyai makna penyelenggaraan pilkada yang aman dan demokratis.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *