Perahu Tenggelam di Laut NTT, 6 Nelayan Desa Rompo Belum Ditemukan

Kabupaten Bima, Kahaba.- 6 orang warga Desa Rompo Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima tenggelam di laut sebelah barat Pulau Komodo NTT, Rabu (18/10) sekitar pukul 14.00 Wita. 6 warga tersebut hingga kini masih terus dicari.

Ilustrasi

Kapolsek Langgudu, IPTU Sirajudin mengatakan, pada hari Rabu (18/10) sekitar pukul 08.00 Wita, Perahu Jalakurung milik korban H. Ami Abu Ili berangkat dari Desa Rompo menuju Labuan Bajo beserta 5 orang ABK.

Sekitar pukul 14.00 Wita, Haji Ami Abu Ili menelpon istrinya yang berada di Desa Rompo bahwa perahunya dalam keadaan tenggelam di sebelah barat Pulau Komodo.

“Tidak berselang lama, nomor Handphone milik Haji Ami Abu Ili sudah tidak aktif lagi,” ujarnya, Jumat (20/10).

Ia menyebutkan, nama-nama korban yakni, Haji Ami Abu Ili (50) tahun, King (40) SAMSUL (31) dan One (15) anak Haji Ami Abu Ili, Hama (40) Kule (32).

“Mereka semua berasal dari Desa Rompo dan berprofesi sebagai nelayan,” katanya.

Hingga hari ini kata Kapolsek, pihaknya masih melakukan upaya pencarian bersama TNI AL dan dibantu warga. Tapi karena kendala angin besar, menyulitkan proses pencarian.

“Pencarian belum bisa masuk ke wilayah perairan tersebut, karena angin kencang. Kemarin, ada 2 perahu warga berusaha menembus perairan itu. Tapi kembali karena arus dan angin besar,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya berharap kepada pemerintah agar membantu melakukan pencarian dengan kapal besar. Agar para korban bisa segera ditemukan.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *