Hanya Karena Dilarang Joget Diatas Panggung, Pemuda ini Dibunuh

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kasus pembunuhan sadis kembali terjadi, lagi – lagi bermula dari persoalan sepele. Hanya karena dilarang joget diatas panggung saat orgen tunggal di Desa Waduroka Kecamatan Langgudu, Feri (35) warga setempat dibacok kakak beradik DR (45) dan HZ (29), Minggu (22/10).

Ilustrasi

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 Wita, korban mengalami luka serius dibagian kepala, leher dan dada sekitar.

Humas Polres Bima Kota IPDA Suratno menceritakan, kejadian berawal dari acara orgen tunggal di Desa setempat. Saat itu, korban menegur HZ untuk tidak berjoget diatas panggung kemudian menusuk HZ.  Tidak terima ditusuk korban, HZ kemudian membacok korban dan melarikan diri.

Peristiwa pun tidak berhenti sampai disitu, korban yang tidak bisa melampiaskan kemarahannya kepada HZ yang melarikan diri, akhirnya korban membacok DR, kakak kandung HZ.

“Karena tidak terima dibacok oleh korban, DR pun kembali membacok korban hingga meninggal dunia,” ungkapnya.

Sementara itu sambungnya, DR yang juga mengalami luka serius dilarikan ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan medis dan dijaga ketat oleh Polisi.

“HZ sendiri sekarang masih dicari,” katanya.

Dari kasus itu, Suratno meminta pada keluarga korban agar tidak mengambil tindakan hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya persoalan ke pihak penegak hukum untuk diselesaikan.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. inayati

    aina katu,u acara lalo di daerah yg rawan ndede maklum manusia ke wa,ura disa disa rimana mpa,a tota ra fati.na kaceiku sahe la bante kombi sarumbu lengana re,,,istighfar mena deni ra kiamat ke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *