Bawahan Terlibat Narkoba, Kepala Dishub: Saya Sudah Sering Ingatkan

Kabupaten Bima, Kahaba.-  Tertangkapnya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bima, SM alias UC (38) karena kepemilikan sabu-sabu, Minggu (22/10) kemarin menambah panjang daftar ASN terlibat kasus narkoba. (Baca. Oknum ASN Dishub Pemkab Bima Dibekuk Karena Narkoba)

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, Syafrudin Foto: Bin

Terkait keterlibatan narkoba bawahannya ini, Kepala Dishub Kabupaten Bima, Syafrudin rupanya tidak kaget karena sudah sering mengingatkan sejak lama. Namun, oknum justru tidak pernah mengindahkan.

“Saya sudah tahu sejak lama dan sering ingatkan. Dia juga tidak pernah masuk kantor,” kata Syafrudin saat dihubungi Kahaba.net, Selasa (24/10) siang.

Ia menyesalkan perilaku oknum bawahannya tersebut karena telah menciderai wibawa pemerintah dan institusi Dishub tempatnya bekerja. Selain itu, tidak pernah mendengar masukannya sebagai atasan.

Soal sanksi yang akan diterapkan, Syafrudin menegaskan apabila oknum terbukti terlibat berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkrah), maka ancamannya akan dipecat sebagai ASN.

“Jelas akan dipecat kalau terbukti. Kita akan tunggu dulu putusan inkrah dari pengadilan,” tegasnya.

Baginya, siapapun ASN haram hukumnya terlibat kasus narkoba dan hal ini sudah sering diingatkan Bupati Bima pada setiap kesempatan. Ia pun mendukung Kepolisian untuk memberantas kasus narkoba sampai ke akar-akarnya.

“Saya juga kembali ingatkan kepada bawahan saya, jangan sekali-sekali terlibat narkoba. Mudah-mudahan ini jadi pembelajaran bersama,” ingatnya.

Syafrudin menambahkan, kasus yang menimpa anak buahnya ini akan segera dilaporkan ke Bupati Bima dan BKD. Saat ini pihaknya sedang membuat laporan tertulis.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *