Dana Sudah Cair, Rabat Gang RT 13 Desa Tumpu Dipertanyakan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Masyarakat yang mewakili RT Dusun 03 Desa Tumpu Kecamatan Bolo mendatangi kantor Desa Tumpu, Selasa (24/10). Mereka meminta Kepala Desa Tumpu menjelaskan perihal proyek pengerjaan rabat gang di RT 13 Dusun 03 Desa Tumpu yang tak kunjung dikerjakan.  Sementara anggaran sudah cair pada tahap pertama.

Warga Tumpu saat mendatangi kantor Desa. Foto: Yadien

Hijrah, perwakilan masyarakat RT 13 menyampaikan proyek rabat gang di RT 13 sampai hari ini sama sekali belum dikerjakan. Bahkan bahan material untuk pengerjaan saja belum ada. Padahal anggaran pengerjaan itu masuk pada anggaran tahap pertama.

“Beberapa hari lalu pasir sudah dibawa ke tempat pengerjaan, namun diangkut kembali,” katanya dengan nada heran.

Hijrah bersama kelompoknya meminta Kepala Desa Tumpu agar segera memanggil pelaksana proyek tersebut. Guna dimintai keterangan sebab tidak dikerjakannya proyek rabat gang di RT 13.

“Juga hadirkan bendahara, agar jelas apakah uang itu sudah diserahkan ke pelaksana atau masih di desa,” desaknya.

Sementara itu Kepala Desa Tumpu Arifin Yasin menyampaikan, pihaknya sudah memberikan uang kepada M Said selaku pelaksana proyek dan telah mengingatkan agar segera dilakukan pengerjaan.

“Saya sudah wanti-wanti agar segera dikerjakan saat itu,” tuturnya.

Yasin membeberkan, anggaran rabat gang tersebut sebesar Rp 20 juta, namun yang sudah diserahkan ke M Said baru Rp 15 juta. Tapi dirinya tidak mengetahui pasti kapan uang itu diserahkan.

“Yang tau itu bendahara,” ujarnya.

Kepada masyarakat Yasin berjanji akan kembali menggelar pertemuan dengan masyarakat dan segera memanggil M Said pada tanggal 26 Oktober mendatang bersama masyarakat, agar mendengarkan langsung pernyataan M Said.

“Bagaimanapun caranya dia harus ada nanti,” janjinya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *