Saat Reses, Kinerja KNPI Disorot

Kota Bima, Kahaba.- Menutup agenda reses masa sidang ke-III, anggota DPRD Kota Bima Dapil II Kecamatan Mpunda dan Rasanae barat menggelar reses di Kelurahan Matakando dan Santi Selasa (24/10).

Reses Anggota DPRD Kota Bima di Kelurahan Matakando. Foto: Eric

Abdul Haris selaku Ketua Karang Taruna Kelurahan Matakando mengeluhkan kinerja KNPI Kota Bima selama tahun 2017. Karena sejak mendapatkan bantuan anggaran dari eksekutif, tidak pernah terlihat item kegiatan.

Hingga saat ini belum tampak kegiatan dan kinerja KNPI Kota Bima, padahal mereka mendapatkan anggaran sangat besar. Dibandingkan dengan dana yang diperoleh karang taruna, yang sangat berbeda jauh.

“Bagi kami tugas karang taruna sama penting dengan KNPI, hanya saja kami hanya ditingkat kelurahan saja. Sedangkan KNPI Kota Bima, sampai saat ini tidak tanpak pelaksanaan kegiatannya,” herannya.

Maka dari itu, kami meminta bapak anggota dewan untuk memanggil jajaran KNPI Kota Bima untuk mempertanyakan item program apa saja yang telah dilaksanakan.

“Tahun ini, program apa saja yang telah dikerjakan, dan kenapa Karang Taruna tidak pernah dilibatkan,” herannya.

Di tempat yang sama, Hamidah warga Lingkungan Soncolela meminta bantuan sarana MCK karena selama ini banyak warga yang melakukan aktifitas BAB disembarang tempat. Bahkan aktifitas itu, dilakukan di atas gunung yang cukup jauh dari pemukiman.

“Kami meminta kepada bapak dewan terhormat, agar dana bantuan pembangunan MCK ini dapat terealisasi tahun depan. Agar masyarakat, tidak melakukan aktifitas BAB disembarang tempat,” pintanya.

Menanggapi aspirasi masyarakat, Ketua DPRD Feri Sofiyan menuturkan, pemberian bantuan dana untuk karang taruna berdasarkan kemampuan daerah. Bagitupula dengan dana KNPI Kota Bima yang dikucurkan, sesuai dengan program kerja.

“Atas sorotan kinerja KNPI, tentu akan jadi atensi kami. Tapi kami sarankan juga, agar karang taruna juga bisa langsung berkoordinasi dan berkomunikasi dengan mendatangi KNPI,” sarannya.

Sementara terkait dana pembangunan sarana MCK, Anggota Komisi III DRPD Kota Bima Alfian Indra Wirawan menjelaskan. Pihaknya akan berusaha untuk memenuhi permintaan tersebut. Mengingat MCK merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat.

“Kami akan upayakan dana pembangunan ini, agar dapat terealisasi pada tahun 2018 mendatang,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *