Gara-Gara Utang, Paman Dibacok Keponakan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Gara – gara masalah utang, Maman (57) warga Desa Kanangan Kecamatan Bolo harus dilarikan ke Puskesmas Bolo karena dibacok keponakannya IM (37), Selasa (24/10). Korban pun mengalami luka bacok dibagian punggung dan tangan kanan.

Maman tergeletak tak berdaya usai dibacok keponakannya. Foto: Yadien

Kapolsek Bolo AKP Syarifudin Jamal mejelaskan, kejadian bermula sekitar jam 11.00 Wita di kantor Koramil Bolo. Pelaku dan korban dimediasi oleh Babinsa Kananga, terkait hutang piutang pelaku pada Maman. Pada mediasi itu, korban melontarkan bahasa yang tidak enak didengar pelaku.

“Korban saat itu mengeluarkan kalimat yang menyinggung perasaan pelaku,” ungkapnya.

Mendengar kata-kata tersebut, pelaku naik pitam dan meninggalkan tempat mediasi menuju  rumahnya. Sekitar jam 11. 50 Wita korban kembali ke rumahnya yang terletak sekitar 20 meter dari rumah pelaku, dan langsung dihadang pelaku dan membacoknya.

“Korban mengalami luka di  punggung dan tangan kanannya,” sebutnya.

Waktu itu sambung Jamal, korban sempat meminta maaf atas kalimat yang membuat pelaku tersinggung. Namun pelaku yang sudah terlanjur marah, tanpa pikir panjang membacok korban dengan menggunakan sebilah parang sebanyak 3 kali.

“Pelaku sudah kami amankan, sementara korban sedang dirawat di PKM Bolo,” tambahnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *