Warga Rabangodu Utara Minta Lapangan PU tak Dialih Fungsi

Kota Bima, Kahaba.- Agenda terakhir reses Anggota DPRD Kota Bima Dapil III dilaksanakan di Lapangan PU Kelurahan Rabangodu Utara, Rabu (25/10) sore. Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofiyan ikut hadir mengawasi langsung penyampaian aspirasi dan memastikan bisa terakomodir dengan baik.

Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kota Bima Dapil III saat menyerap aspirasi di Rabangodu Utara. Foto: Ady

Kehadiran orang nomor satu di Legislatif ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan sederet aspirasi untuk kemajuan Rabangodu Utara, dengan harapan bisa langsung diakomodir.

Salah satu aspirasi yang mengemuka, warga meminta agar Lapangan PU tidak dialih fungsikan untuk taman. Kabar ini cukup mengganggu warga dan mendapat reaksi penolakan.

“Saya usul, lokasi ini agar tetap dijadikan lapangan. Jangan sampaikan dijadikan taman karena sangat dibutuhkan untuk sarana olahraga,” kata tokoh masyarakat Rabangodu Utara, Tayeb.

Tayeb menolak keras rencana pemerintah untuk membangun taman di Lapangan PU. Menurut dia, warganya sudah tidak punya lapangan lagi untuk sarana olahraga selain lapangan setempat.

“Perlu diketaui juga oleh Anggota DPRD, semua sekolah di sekitar sini juga gunakan lapangan ini untuk olahraga. Jadi bukan hanya warga kami yang memanfaatkannya. Boleh bikin taman, tapi cukup di depan,” pintanya.

Penolakan juga disampaikan Ketua Karang Taruna Rabangodu Utara, Sanif. Ia meminta Ketua DPRD Kota Bima agar mendukung aspirasi warga dan menyampaikannya ke pemerintah daerah. “Intinya, kami menolak lokasi lapangan ini dibuatkan taman,” tegasnya.

Ketua DPRD Kota Bima, Feri Sofiyan memastikan Lapangan PU tidak akan dialih fungsikan dan tetap jadi lahan terbuka seperti saat ini. Hanya saja, ada rencana untuk ditata lebih baik lagi agar terlihat bagus.

“Saya pastikan Lapangan PU tidak akan digunakan untuk taman. Hanya ditata untuk tempat santai dan interaksi sosial di sekitarnya,” jelas dia.

Aspirasi lain yang disampaikan warga, diantaranya pembuatan Jalan So Sari menuju SMPN 1 Kota Bima, pembuatan jembatan penghubung antara Rabangodu Utara dengan Lewirato, pembuatan drainase di RT 04 sampai RT 05, bantuan keramik untuk Mushola Al Ihsan RT 10, aspal gang, pengadaan mobil sampah, penataan Pasar Raba.

Semua aspirasi ini ditanggapi Ketua DPRD Kota Bima dan dijanjikan akan diperjuangkan masuk pada tahun anggaran 2018.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *