Kepala DLH: Pekerjaan Drainase Langgar Komitmen

Kota Bima, Bima.- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima Fakhrunraji mengakui menerbitkan surat teguran untuk pelaksana proyek pengerjaan drainase di jalan Soekarno Hatta. Tapi dirinya membantah jika surat teguran sampai meminta pemberhentian pekerjaan. (Baca. DLH Minta Pekerjaan Drainase Dihentikan, Dewan: Pemerintah ini Maunya Apa?)

Kepala DLH Kota Bima, H. Fakhrunraji. Foto: Deno

Ia menjelaskan, surat teguran itu diterbitkan karena pelaksana proyek telah melanggar komitmen. Komitmen awalnya, setiap pohon yang ditebang wajib digantikan dengan pohon hidup yang baru.

“Pekerjaan itu sudah melanggar komitmen, Kita terbitkan surat teguran karena sudah ada komitmen awal, satu pohon ditembang ganti satu pohon hidup baru,” jelasnya, Kamis (26/10)

Namun saat dipantau sambungnya, ada sejumlah titik pohon ditembang namun tidak diganti satu pohon hidu baru. Untuk itu, Pemerintah Kota Bima melalui DLH meminta komitmen pelaksana proyek. Tapi  tidak dilaksanakan.

“Karena melanggar komitmen, makanya kita terbitkan surat teguran itu, tuturnya.

Ditanya surat itu terbit karena pekerjaan itu tidak memiliki dokumen lingkungan hidup, Fakhruranji membantahnya. Karena surat itu diterbitkan besifat teguran dan meminta pelaksana proyek merealisisasikan komitmennya untuk mengganti pohon yang sudah ditebang.

“Tak wajib pra syarat dokumen UKL dan UPL terhadap setiap proyek penanganan bencana. Makanya kami meralat jika surat teguran itu sampai menghentikan pelaksanaan proyek sedang berjalan. Sebab, proyek drainase sangat pentingh untuk atasi banjir,” paparnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *